Berita

Kades Pertanyakan Bantuan ADD

Senin, 05 Januari 2009

 

    Kami nilai ini tidak beres. Mengapa Desa Cileunyi Wetan yang pelunasan PBB-nya persentasenya di bawah desa kami bisa menerima bantuan ADD. Katanya yang diprioritaskan dalam ADD ini yang persentase PBB-nya baik, Tata Suherman, Kades Cimekar , Minggu (4/1).

    Menurut Tata, dari data di setiap desa di Kec. Cileunyi, persentase pelunasan PBB Desa Cileunyi Wetan tahun 2007 dan 2008, di bawah Desa Cinunuk dan Desa Cibiru Hilir. Ini jelas menimbulkan kecemburuan, Desa Cibiru Wetan yang PBB-nya di bawah desa-desa lain, namun lebih dulu mendapatkan bantuan ADD. Ada apa ini, kami minta penjelasan, mengapa ini bisa terjadi, kata Tata seraya menambahkan, pelunasan PBB desanya pada 2008 hampir 50%.

    Hal senada diungkapkan Kades Cinunuk, H. Sesep Ruhiyat. Menurut Sesep, desanya yang persentase penulasan PBB-nya lebih tinggi dari Desa Cinunuk Wetan, sampai sekarang belum menerima bantuan ADD. Memang dalam sisa PBB, Desa Cileunyi Wetan di bawah Desa Cinunuk dan Cimekar, namun tiba-tiba Desa Cileunyi Wetan lebih dulu menerima ADD. Jelas ini dipertanyakan.

    Sementara itu, Kades Cileunyi Wetan, Zaky, ketika dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengatakan, data pelunasan PBB di desa-desa tidak akurat. Masalahnya, kata Zaky, selain wajib wajak ada yang membayar PBB-nya ke BRI, pihak desa pun sebagian telah melunasinya.

    Demi Allah, dalam pencairan dana ADD ke Desa Cileunyi Wetan tidak ada permainan apa-apa. Kalau pun ada data di desa-desa dan kecamatan soal persentase pelunasan PBB, itu tergolong tidak akurat, jelas Zaky yang mengaku merima dana ADD lebih dari Rp 200 juta.

    Sedangkan Camat Cileunyi, Asep Rahmadi mengakui Desa Cileunyi Wetan telah lebih dulu menerima dana ADD pada 2008. Cileunyi Wetan terlebih dulu menerima ADD karena error di data. Desa lain tak perlu khawatir karena ADD 2008 akan cair pada 2009 dan kami siap mengawalnya.

 

 

Sumber : Harian Umum Galamedia, Senin 5 Januari 2009 

 

Lainnya