Berita

UPT Disdik Jadi Alat Politik

Kamis, 22 Januari 2009

 
Komisi D memiliki bukti adanya pembagian kalender calon anggota legislatif yang dilakukan salah seorang pegawai UPT Disdikbud di kantor kecamatan.

Atas temuan tersebut, Komisi D DPRD Kab. Bandung langsung menggelar rapat kerja dengan menghadirkan pihak Disdikbud Kab. Bandung bersama seluruh kepala UPT di Gedung DPRD Kab. Bandung, Soreang, Rabu (21/1). Pada ksempatan tersebut, Komisi D meminta penjelasan atas kondisi tersebut.

Kami berharap agar para kepala UPT bekerja sesuai dengan tugasnya dan tidak melakukan pekerjaan tambahan dengan memanfaatkan kantor untuk kegiatan politik, ujar pemimpin rapat, H. Arifin Sobari.

Hal senada dikatakan anggota Komisi D lainnya, H. Oman Faturrohman. Menurutnya, kantor dinas sebaiknya tidak dijadikan tempat transaksi politik.

Arifin Sobari menyatakan, pembagian kalender oleh oknum sekretaris UPT Disdikbud di salah satu kecamatan, terjadi saat seorang pengajar hendak memberikan laporan terkait masalah pendidikan. Saat hendak pulang, oknum sekretaris UPT itu memberikan kalender salah satu calon yang di dalamnya juga terdapat ajakan untuk mencoblos calon tersebut saat pemilu legislatif 9 April nanti.

Arifin siap memberikan bukti kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bandung. Kami sudah memiliki bukti dan harus ada tindakan dari Panwaslu kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang melakukan itu.

Arifin juga telah melaporkan temuan tersebut kepada Panwaslu Kabupaten Bandung agar segera ditindaklanjuti.
 
Sumber : Harian Umum Galamedia, Edisi Kamis 22 Januari 2009 

Lainnya