Berita

Muspika Imbau Pemilu Damai

Senin, 23 Maret 2009

Muspika Margahayu Kab. Bandung mengimbau 19 pimpinan partai politik (parpol) dan 32 calon anggota legislatif (caleg) Kab. Bandung yang berdomisili di Kec. Margahayu untuk melaksanakan pemilu damai.

Sebelumnya pihak muspika dan dan para pimpinan parpol serta para caleg, telah menandatangani kesepakatan untuk meredam segala konflik yang muncul saat pelaksanaan pemilu, khususnya di wilayah Keca. Margahayu melalui kesepakatan "Pemilu Damai".

Seperti dikatakan Camat Margahayu, Asep Kusumah, S.Sos. ketika duhubungi "GM", Minggu (22/3), kesepakatan untuk melaksanakan pemilu damai yang dilakukan atas fasilitasi muspika serta unsur terkait lainnya ini untuk menggugah hati mereka yang berkepentingan dengan pelaksanaan pesta demokrasi nanti.

"Dengan kesepakatan yang ditandatangani, kami harapkan, baik pimpinan parpol, para caleg maupun simpatisan lainnya bisa menjaga kondisi Kec. Margahayu yang kondusif dengan mematuhi segala aturan yang ada," kata Asep.

Dengan demikian, lanjut Asep, dengan kemajemukan warga Kec. Margahayu, wilayah tersebut "dititipkan" kepada warganya sendiri. Dalam kesepakatan, lanjutnya, para caleg serta pimpinan parpol diminta memberikan pendidikan politik terhadap kadernya sehingga tidak muncul kesalahpahaman akibat keterbatasan pengetahuan.

Hal senada dikatakan Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) Margahayu, Arman Noor Fahny, dengan menyatukan persepsi tersebut semuanya bisa mendukung program "Margahayu Sukses". "Sukses di sini termasuk sukses dalam melaksanakan pemilu damai," katanya.

Menurutnya, pemilu bisa dilaksanakan dengan sukses bila semua unsur tetap menaati dan mengikuti aturan yang ada.

Surat suara rusak

Sementara itu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Majalaya menemukan 66 lembar surat suara untuk calon anggota legislatif di tingkat DPR-RI dan DPRD Provinsi Jabar dalam kondisi rusak.

"Sebanyak 66 lembar surat suara yang rusak itu, di antaranya sebanyak 38 lembar surat suara untuk calon anggota DPR-RI. Sedangkan sisanya lembar surat suara untuk calon anggota DPRD Provinsi Jabar," kata Sekretaris PPK Majalaya, Lili Sadeli, S.Pd. kepada "GM" di Sekreatriat PPK Majalaya, Minggu (22/3).

Menurut Lili, jumlah surat suara yang rusak diperkirakan masih akan bertambah karena proses pelipatan masih berlangsung. "Pelipatan surat suara untuk anggota DPRD Kab. Bandung, anggota DPR RI, dan anggota DPRD Provinsi Jabar," katanya.

Surat suara yang rusak belum diserahkan ke KPU Kab. Bandung, karena menunggu proses pelipatan selesai. "Mudah-mudahan hari Senin besok (hari ini, red), pelipatannya segera selesai," katanya

Berdamai

Sementara itu, difasilitasi Panwas Kota Cimahi, akhirnya KPU Kota Cimahi dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Kota Cimahi sepakat berdamai. Sebelumnya PKPB Kota Cimahi berencana menggugat KPU yang melarang truk milik PKPB mengikuti "Kampanye Cantik" bersama yang diikuti 34 parpol, 16 Maret lalu.

Semua pihak mengakui, konflik yang terjadi akibat kesalahpahaman. Perdamaian antara KPU dan PKPB berlangsung di Kantor Panwaslu Kota Cimahi, Jln. Ciawitali Cimahi, Sabtu (21/3). Perdamaian dihadiri Handy Dananjaya (Pokja Hukum KPU), Jenal Abidin (Ketua Panwas) dan Asep Tarpudin (Ketua DPC PKPB), dan Pramudia (Sekretaris DPC PKPB).

"Dengan pertemuan ini berarti masalahnya sudah selesai, sudah clear," ungkap Ketua Panwas, Jenal Abidin yang bertindak sebagai penengah.

Sumber : Harian Galamedia edisi Senin 23 Maret 2009

Lainnya