Berita

Pungutan di Empat SD tidak Terkait PPDB

Selasa, 30 Juni 2009

    Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi D DPRD Kab. Bandung yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D, H. Arifin Sobari, Senin (29/6). Rapat yang dihadiri Kabid TK dan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Bandung H. Hernawan itu untuk menyikapi laporan orang tua siswa SDN Cibeunying 1-4 mengenai banyaknya pungutan di sekolah.

    Memang ada orang tua siswa yang keberatan dengan program-program sekolah seperti pengadaan baju batik, kaos olah raga, kreasi seni, dan lain-lain. Akan tetapi, baik dalam musyawarah dengan orang tua maupun Komite Sekolah, hanya sebagian kecil yang tidak setuju, ujar Kepala SDN Cibeunying 4, Rukman.

    Pungutan sekolah juga sebagian besar untuk kepentingan personal siswa seperti baju seragam, kaos olah raga, buku penghubung, badge/lokasi, kartu nomor induk siswa nasional (NISN), foto Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), ataupun kreasi seni. Ada juga sumbangan untuk remedial dan uji coba UASBN. Keluhan orang tua siswa tidak berhubungan dengan penerimaan peserta didik baru, karena kami tidak memungut sepeser pun.

    Sementara itu, Hernawan mengatakan, Disdikbud sedang menertibkan pungutan ataupun iuran sebagai kebijakan sekolah untuk partisipasi orangtua siswa. Tidak rasional juga apabila orang tua termasuk mampu, namun harus gratis sekolahnya. Saat ini kami masih membahas kontribusi orang tua siswa kepada pihak sekolah.

    Menurut Arifin Sobari, untuk iuran seragam batik, baju olah raga, buku penghubung, dan kreasi seni dikenakan Rp 250.000,00 per siswa. Pungutan itu belum termasuk iuran remedial, kartu NISN, foto UASBN, dan uji coba UASBN yang tidak disebutkan jumlahnya. Seharusnya sekolah tidak melakukan pungutan meski dengan alasan sudah dimusyawarahkan dengan Komite Sekolah.

    Sementara anggota Komisi D Dadang Rusdiana mengatakan, tidak ada alasan lagi buat sekolah negeri untuk melakukan pungutan. Untuk operasional sekolah, kartu NISN, uji coba UASBN, atau sejenisnya, sudah ada dalam komponen BOS.

 

 

 

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat, Selasa 30 Juni 2009

Lainnya