Berita

Orientasi Anggota DPRD di Hotel

Rabu, 09 September 2009

    Orientasi yang akan dilaksanakaan hingga Kamis (10/9) tersebut, juga akan diisi pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Tata Tertib DPRD sebagai awal untuk pembentukan alat-alat kelengkapan DPRD. Menurut Ketua Sementara DPRD Kab. Bandung, H. Toto Suharto, orientasi bertujuan menambah pengetahuan dan wawasan para wakil rakyat dalam menghadapi tugas-tugas yang akan diembannya. Dari 50 anggota DPRD periode 2009-2014, hanya 12 orang wajah lama sehingga kami harus mendapatkan pengetahuan yang memadai. Bahkan, Fraksi Demokrat dengan tiga belas anggota semuanya wajah baru.

    Salah satu hal yang perlu diantisipasi, kata Toto, berkaitan dengan persoalan hukum karena beberapa anggota DPRD Kab. Bandung periode 2004-2009 tersangkut kasus hukum. Kami tidak ingin anggota DPRD tahun 2009-2014 ada yang terjerat masalah hukum. Oleh karena itu, dalam masa orientasi ini, kami mendapat pembekalan dari Kejari Bale Bandung.

    Menyinggung pemilihan lokasi pelaksanaan orientasi di salah satu hotel di daerah Jatinangor, Toto mengatakan, hal itu sebagai langkah efektivitas dan efisiensi. Kami tak hanya melakukan orientasi, melainkan juga pembahasan tata tertib oleh sembilan belas anggota Pansus Tata Tertib DPRD. Jadi, sekali mendayung dua sampai tiga pulau terlampaui.

    Apabila pembahasan tata tertib dilakukan di Gedung DPRD, kata Toto, banyak gangguan sehingga tidak akan efektif. Kalau para anggota diinapkan di hotel, otomatis langsung hadir di tempat acara sehingga tidak ada anggota yang terlambat. Rencananya dari pagi sampai sore mengikuti orientasi dan malam harinya membahas tata tertib DPRD.

    Apalagi tata tertib DPRD sudah mendesak untuk segera disahkan dengan telah diundangkannya UU No. 27/2009 tentang Susunan dan Kedudukan (Susduk) DPR RI dan DPRD. Kami ingin mengejar target pembahasan tata tertib DPRD, yaitu harus beres pada Kamis (10/9) sehingga pada hari Jumat (11/9) sudah bisa disahkan. Sementara itu, penyelenggaraan pemilihan pimpinan DPRD definitif akan dilaksanakan Senin (14/9), dan akan dilantik keesokan harinya, Selasa (15/9).

    Hal ini terkait dengan pembahasan APBD perubahan yang harus selesai pada akhir September mendatang. Kalau pembahasan tata tertib dilakukan di Gedung DPRD, kemungkinan besar tidak akan bisa terselesaikan. Pemilihan tempat di hotel bukan berarti DPRD tidak peka kepada masalah gempa bumi yang menimpa Kab. Bandung.

 

 

 

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat, Rabu 9 September 2009 

Lainnya