Berita

Hasil Sementara Pemilukada Kab. Bandung

Senin, 30 Agustus 2010

Hasil perolehan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Bandung yang ditutup Minggu (29/8) pukul 22.00 WIB menunjukkan pasangan DN-DR meraih 251. 375 suara (28,24%). Sedangkan pasangan Ridho - Darus meraih 196.594 suara (22,09%).

Pasangan kandidat lainnya Deding Ishak-Siswanda (KDI-Sis) 165.544 suara (18,60%), Yadi Srimulyadi-Rusna Kosasih (Yadi-Rusna) 137.931 suara (15,50%), Atori Herdianajaya-Dadi Gyardani (Atori-Dadi) Jiwapraja 58.348 suara (6,55%), Tatang Ruswandar-Ujang Sutisna (Tatang-Ujang) 34.461 suara (3,87%), Marwan Effendi-Asep Nurjaman (Manjur) 32.322 suara (3,63%), dan Asep Soleh-Dayat Somantri (Asep-Dayat) 13.573 suara (1,52%).

Hingga penutupan penghitungan perolehan suara sementara tadi malam, jumlah pemilih yang sudah dihitung 923.966 suara atau baru 43,38%, di mana suara sah 890.148 dan tidak sah 33.818 dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 2.129.802 suara.

Para kandidat melakukan pencoblosan di TPS sekitar rumahnya. Cabup Yadi Srimulyadi melakukan pencoblosan di TPS 8 Desa Rancakasumba, Kec. Solokanjeruk RW 04. Ridho melaksanakan pencoblosan di TPS yang berada di Kompleks Baleendah Permai, Kec. Baleendah. Sedangkan Dadang Naser melakukan pencoblosan di TPS 15 Desa Gunungleutik, Kec. Ciparay, yang berlokasi di Gedung Serbaguna Komplek Griya Pesona RW 09.

Mati listrik

Proses penghitungan suara di kantor KPU Kab. Bandung, Jln. Taman Kopo kembali diwarnai kasus mati listrik. Sehingga proses penghitungan suara sedikit terhambat. Bahkan sekitar pukul 17.52 WIB hingga 19.19 WIB proyektor sempat mati sekitar satu setengah jam.

Sering terjadinya mati listrik ini sebenarnya sudah jauh-jauh hari diingatkan. Anggota DPRD Gungun Gunawan, sudah meminta KPU memanggil PLN untuk menambah daya listrik dan menyediakan genset.

"Jangan sampai kasus 2005 kasus mati lampu terulang lagi. Sekarang anggaran cukup untuk menambah daya," ucap Gungun di kantor KPU tadi malam.

Gungun juga menyoroti IT komputer di KPU ini, di mana untuk data dari Kec. Pasir Jambu, Soreang dan Rancabali ada IT-nya yang error. Sehingga semua hasil suara setiap calon jumlahnya ditotalkan satu, sementara nomor tujuh tidak termasuk jumlah yang ditotalkan. "Jelas, kami keberatan dan kami berharap untuk menghentikan quick count ini dan opini publik bisa dibohongi," tegas Gungun yang juga sekretaris tim sukses Ridho-Darus.

Bukti dugaan kecurangan pun ditunjukkan oleh tim Ridho-Darus di laptop yang memakai software penghitungan KPU. Dari data itu, pasangan nomor 7 diisi secara manual, sementara kandidat lainnya, semuanya dihitung secara otomatis menggunakan rumus. "Tentu kita sangat keberatan atas hal yang tidak fair ini," ujar Gungun seraya menyebutkan, kandidat lainnya juga merasa keberatan.

Hal yang sama diungkapkan Deding Ishak (KDI). Ia menyebutkan, ketidakprofesionalan KPU ini sangat merugikan masyarakat yang memilih pasangan KDI-Sis. "Sehingga penghitungan sementara harus dihentikan," ujarnya.

Bahkan Siswanda meminta KPU Pusat dan KPU Jabar mengambil alih proses penghitungan suara yang dilakukan KPU Kab. Bandung karena ada kecurigaan surat-surat suara nomor 7 tidak diverifikasi. "KPU Pusat dan KPU Jabar harus segera mengambil alih proses penghitungan suara dan dilakukan verifikasi ulang," tandasnya seraya menunjukkan data pembanding hingga pukul 23.00 WIB.

Dari hasil pantauan  di KPU Kab Bandung, banyak tim sukses para kandidat dan wartawan yang setia menunggu hasil penghitungan. Mereka merasa penghitungan yang dilakukan terkesan lambat. Padahal Ketua KPU Kab. Bandung Osin Permana sebelumnya pernah mengatakan penghitungan suara dipastikan pukul 19.00 WIB, sudah terlihat hasilnya 90%. Namun ternyata hingga pukul 22.00 WIB, suara baru bisa di-published 43,38%.

Partisipasi rendah

Selain diwarnai dugaan kecurangan, pada Pemilukada Kab. Bandung partisipasi masyarakat untuk mencoblos diperkirakan juga menurun. Data sementara yang diperoleh di lapangan, pemilih yang datang ke TPS rata-rata sekitar 50% dari jumlah DPT. Di TPS 69 Kel. Baleendah, dari DPT 482 orang yang mencoblos hanya 285 orang, termasuk di dalamnya yang tidak sah 8 orang. Sedangkan di TPS 67 Baleendah dari DPT 399, yang mencoblos hanya 243 orang, termasuk 21 pemilih yang dinyatakan tidak sah.

Begitu juga di TPS 82 Baleendah, dari 432 DPT, hanya 244 pemilih yang mencoblos, termasuk 16 suara yang dinyatakan tidak sah. Sedangkan di TPS 70 Baleendah, dari 429 DPT hanya 219 pemilih yang mencoblos, termasuk 11 suara yang dinyatakan tidak sah.

Selain itu di TPS 29 Kp. Sayuran, Kec. Cangkuang Kulon yang DPT-nya 402 orang, yang menggunakan hak pilihnya hanya 253 orang. Di TPS 16 Kp. Bojong, Kec. Katapang, juga banyak yang tidak menggunakan hak suaranya. Di TPS ini, 175 orang tidak menggunakan hak pilihnya dari 472 DPT. Kemudian terdapat 20 suara yang dinyatakan tidak sah dari total 297 suara. Dari surat suara yang tidak sah tersebut banyak pemilih yang mencoblos dua pasangan cabup atau yang tidak mencoblos sama sekali.

Di lapas

Saat pencoblosan kemarin, sebanyak 304 narapidana narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkoba Kel. Wargamekar, Kec. Baleendah, Kab. Bandung, juga ikut melaksanakan pencoblosan. Pelaksanaannya langsung disaksikan Kepala Lapas, Budi Sarwono, Bc.I.P., S.H., M.Si.

"Sebetulnya jumlah daftar pemilih tetapnya 327 orang yang berhak menyalurkan hak pilihnya, tapi yang mencoblos hanya 297 orang ditambah 7 orang dari luar (masyarakat sekitar, red). Sebagian napi sudah ada yang keluar karena masa hukumannya sudah habis," ungkap Budi.

Pencoblosan yang berlangsung di ruang Poliklinik Lapas Narkoba tersebut, dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Untuk menyalurkan hak pilih para napi tersebut, disediakan tiga bilik suara yang terbuat dari dus yang diletakkan di atas meja yang berjejer.

Secara bergantian, para napi melakukan pencoblosan. Sementara napi yang menunggu di ruang tunggu, dibatasi hanya dua kamar atau sekitar 20 orang setiap termin hingga penghuni 32 kamar lainnya. Hal itu menurut Budi dilakukan agar pencoblosan berjalan secara tertib
 
(Sumber : Harian Umum Galamedia Edisi Senin 30 Agustus 2010)

Lainnya