Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan

Visi dan Misi Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan

Senin, 03 Juni 2013

VISI MISI DINAS PERTANIAN PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN

 
  Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan agribisnis berkelanjutan berbasis sumberdaya lokal menuju keunggulan bersaing global, maju, mandiri, dan berwawasan lingkungan 
 

Elemen-elemen yang menjadi jiwa dari visi tersebut adalah;

 

(a)  Mensejahterakan masyarakat yang berarti bahwa prioritas pembangunan pertanian ditempatkan pada kesejahteraan masyarakat pada umumnya; dan khususnya pada masyarakat pertanian; dimana kemampuan tukar output pertanian yang dihasilkan petani diharapkan selalu meningkat antar waktu.

 

(b)    Pengembangan agribisnis berkelanjutan yang mengandung pengertian bahwa agribisnis merupakan suatu bentuk usahatani yang harus dikembangkan dengan meningkatkan kapasitas sumberdaya pertanian dari waktu ke waktu dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai dasar pengambilan keputusannya; yang pada gilirannya memiliki dampak positif terhadap status kesejahteraan masyarakat pertanian dalam terminologi kondisi ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.

 

(c)      Berbasis sumberdaya lokal yang artinya memanfaatkan semaksimal mungkin segenap potensi yang dimiliki wilayah yang meliputi beragam sumberdaya alam, manusia dan kapital serta derajat keterkaitan wilayah yang dimiliki.

 

(d)     Memiliki keunggulan bersaing global yang berarti bahwa output sektor pertanian dihasilkan melalui pola-pola yang terstandarisasi sehingga dapat menjamin keamanan dan kesehatan konsumen sebagai dasar dari keunggulan komparatif dan kompetitif di pasar lokal, nasional dan internasional.

 


 

         MISI DINAS PERTANIAN PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN

 
  Untuk mencapai visi Pembangunan Pertanian tersebut, Dinas Pertanian, Perkebunan,dan Kehutanan Kabupaten Bandung mengemban misiyang harus dilaksanakan, yaitu:
 

 

 

1.     Mendorong peningkatan peran sektor pertanian Kabupaten Bandung dalam perekonomian regional dan nasional.

 

2.    Meningkatkan akses dan ketersediaan sumberdaya pertanian yang bersifat lokal dengan memanfaatkan teknologi untuk menjamin keberlanjutan usaha pertanian.

 

3.    Meningkatkan peran dan keterkaitan antar pelaku usaha melalui integrasi wilayah produksi dan konsumsi komoditas serta produk pertanian.

 

4.   Meningkatkan partisipasi setiap usaha pertanian terhadap pasar bebas melalui pembenahan pola produksi, kelembagaan dan pasar.

 

5.    Membangun agribisnis berwawasan lingkungan

 

Tujuan:

 

1.  Menumbuhkembangkan sistem manajemen terpadu antar komoditas pertanian dan wilayah sentra produksi

 

2.    Menciptakan sistem produksi pertanian yang menghasilkan nilai tambah dan memiliki keunggulan kompetitif.

 

3.    Menjaga kualitas lingkungan dalam pembangunan pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang berkelanjutan

Lainnya