Bupati Bandung H.Dadang M Naser, SH, S.Ip sedang memberikan sambutan pada Acara Pencanangan BBGRM ke IX dan Peringatan HKG PKK ke 40 di Halaman Candi Desa Dampit Kec.Cicalengka, Rabu (16/5)
Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj.Kurnia Dadang M Naser (kiri) sedang berfoto bersama dengan Ketua TP PKK Desa Melatiwangi Kecamatan Cilengkrang Dra.Atrozah, di sela Peringatan HKG PKK ke-40, di Kecamatan Cicalengka, Rabu (16/5)
Ketua TP PKK Kab.Bandung Hj.Kurnia Dadang M.Naser (Ke 2 kanan) saat mendampingi istri Bupati Go Seong Korsel Mrs. Jun Sook Nyeo. di PT.Artostek Dayeuhkolot, Selasa (8/5)
Bupati Bandung H.Dadang Mohamad Naser SH, S.Ip saat memberikan sambutan dalam Acara Pembukaan Diklat Kompetensi Camat dan Barang Jasa di Pusdiklat Kemendagri Regional Bandung, Jl.Sukajadi No 185 Bandung, Senin (07/5)
Berdasarkan hasil Monitoring dan pengamatan terhadap perkembangan serangga Tomcat(Paederus Fuscipes)pada periode bulan Maret 2012, serangga ini mulai menyebar ke pemukiman penduduk yang ada di wilayah Kabupaten Bandung. Sehubungan dengan hal tersebut…
|
Hortikultura meliputi aneka sayuran
dan buah-buahan serta tanaman hias yang merupakan komoditas yang
mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi serta menjadi komoditas
andalan Kab. Bandung serta Jawa Barat.
Daerah sentra produksi komoditas
hortikultura di Kabupaten Bandung, terutama sayuran dan tanaman hias,
umumnya terdapat di kawasan dataran tinggi yang memiliki jenis tanah
andosol yang cukup subur, daerah tersebut meliputi; Kecamatan Cimenyan,
Pangalengan, Kertasari, Pacet, Arjasari, Ciwidey, Pasirjambu, dan
Rancabali. Komoditas yang paling banyak diusahakan meliputi; Kentang,
Kubis, Wortel, Seledri, Bawang Merah, Cabe, Bloom Kol, Tomat. Selada,
Sawi Putih, Sosin, Terung, dan sekarang strowberry.
Di beberapa daerah sentra produksi
juga sudah diusahakan komoditas-komoditas ekslusif yang umumnya
dipasarkan di pasar-pasar swalayan (super dan hypermarket), komoditas
tersebut antara lain; Paprika, Tomat Cherry, Timun Jepang, Terung , Baby
Corn Manis, Kobuca, Kailan.
Usahatani komoditas sayuran dan
buah-buahan di Kabupaten Bandung umumnya sudah dilakukan dengan
pendekatan agribisnis. Beberapa petani/kelompok tani sayuran di
Kecamatan Ciwidey bahkan sudah mampu menerapkan Good Agriculture
Practises (GAP), Good Handling Practises (GHP), dan Good Manufacturing
Practises (GMP).
Beberapa di antaranya (Kel.Tani Mekartani Jaya, Pandu Tani, Al-Ittifaq, dan ASB-Farm) pada tahun 2006 telah memperoleh pengakuan tingkat nasional (berupa penghargaan Menteri Pertanian RI) dalam kualitas produk sayuran. Input teknologi maju sudah banyak yang digunakan, terutama dalam subsistem pengolahan hasil. Kondisi tersebut tidak lepas dari
berbagai fasilitasi yang telah diberikan pemerintah,baik Pemkab.
Bandung, Pemprov, dan Pusat (Deptan), mulai dari; Bimbingan Teknologi,
Magang ke Jepang, Bantuan Alat Pengolahan Hasil (alat-alat pengolahan,
cold storage, gudang, dsb) sampai dengan pemberian stimulan modal
|
|
Rantai pemasaran (tataniaga) produk agro di Kabupaten Bandung cukup bervariasi, mulai dari pola yang sangat sederhana sampai dengan sistem yang sudah cukup modern. Namun secara umum sejalan dengan makin berkembangnya sektor perdagangan, infrastruktur pendukung, teknologi informasi dan komunikasi,… |
Rekruitmen tenaga Dokter, dokter gigi dan Bidan status kepegawaian PTT akan dilaksanakan tahun ini, mengenai tanggal dan bulan pastinya akan ada pengumuman lebih lanjut melalui website dinas kesehatan kab. bandung www.kesehatan.bandungkab.go.id. Terima kasih atas perhatiannya.