Spotlight

  • Rekomendasi Pencegahan Serangga TOMCAT (Paederus fuscipes)

    Berdasarkan hasil Monitoring dan pengamatan terhadap perkembangan serangga Tomcat(Paederus Fuscipes)pada periode bulan Maret 2012, serangga ini mulai menyebar ke pemukiman penduduk yang ada di wilayah Kabupaten Bandung. Sehubungan dengan hal tersebut…

h. Potensi Pertanian & Perkebunan

Potensi Petani dan SDM Pertanian

Posting 2012-01-05

SDM Pertanian


Berdasarkan data BPS tahun 2009, jumlah penduduk Kabupaten Bandung sebesar 3.172.860  jiwa yang terdiri dari laki-laki 1.593.971  jiwa (50,24%) dan perempuan 1.578.889  jiwa (49,76%)
Sementara itu, total penduduk usia 10 tahun keatas yang bekerja     sebanyak 1.156.663 jiwa, tenaga kerja sektor pertanian menempati peringkat ke-3 (tiga) terbesar yaitu sebanyak 239.004 jiwa (20,66 %).
   


Di sisi lain, besarnya jumlah petani Kabupaten Bandung merupakan beban tersendiri yang cukup berat dalam pembangunan pertanian, hal ini dikarenakan kurang lebih 66% dari jumlah petani yang ada di Kabupaten Bandung adalah petani dengan kepemilikan lahan kurang dari 0,25 hektar per KK  (BPS Kabupaten Bandung, 2003) 
 
   
 Hasil Survei Sosial Ekonomi Daerah (SUSEDA) 2009 (BPS Kabupaten Bandung) menunjukkan bahwa Penduduk yang telibat dalan sektor pertanian (Petani Padi palawija, Perkebunan, Kehutanan serta Buruh Tani) serta menjadi sumber matapencaharian mencapai 457.060 ribu penduduk atau 14 % dari total jumlah penduduk kab. Bandung yaitu 3.172.860 jiwa dan menempati posisi tiga dibawah sektor industri dan perdagangan serta sektor lainnya. (86 %).


   


Kelompok Tani
 
Sumberdaya petani yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam membangun sektor pertanian yang tangguh.  Upaya peningkatan kualitas sumberdaya petani di Kabupaten Bandung selama ini ditempuh melalui pendekatan kelompok tani atau gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang berjumlah 242 Gapoktan.
Saat ini di Kabupaten Bandung terdapat  1.782 Kelompok Tani, yang terdiri dari;





  Kelembagaan Usaha Tani
 
Kelembagaan tani lainya yang sudah berkembang dan aktif berperan sebagai stakeholders dalam pembangunan pertanian di Kabupaten Bandung, antara lain;
- Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)   dan GP3A (9 GP3A yang sudah berkembang)
- Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA).
 - Asosiasi Petani Komoditas Hortikultura.
 - Perkumpulan Petani Pengusaha Penggilingan Padi (Perpadi).
 - Asosiasi Petani Tanaman Hias.
 - Asosiasi Petani Komoditas Strawberry
 - Asosiasi Petani Penangkar Benih
 - Perkumpulan Penggemar Anggrek.
 - Lembaga Masyarakat Desa Hutan
 - Asosiasi Petani Kopi
- Ikatan Petani Alumni Magang Jepang
- Masyarakat Agribisnis Jagung










 

Selanjutnya

Struktur Ekonomi Sektor Pertanian Kabupaten Bandung

Posting 2012-01-05

PENGEMBANGAN WILAYAH Sektor pertanian di Kabupaten Bandung menempati urutan ketiga yang berkontribusi terhadap PDRB. Rata-rata pertumbuhan PDRB Pertanian mencapai 2,19 per tahun atau lebih rendah bila dibandingkan dengan…


Sebelumnya


 

Profile Kepala Daerah

profile kepala daerah

Agenda

Sejarah Kabupaten Bandung

Buletin Kartaraharja

Pelayanan Informasi Publik

Informasi Lelang

Suara Anda



Web Statistic

    Hari ini : 199 hits
    Kemarin : 1.094 hits
    Terbanyak : 8.970 hits (14-05-2012)
    Rata-rata : 1.292 hits per hari
    Total : 186.015 hits