Berita
PKK Cisondari Wakili Kab.Bandung Dalam Penilaian UP2K PKK Tingkat Jabar
Posting 2012-01-10
Bupati Bandung H.Dadang Mohamad Naser, SH, S.Ip menyadari bahwa keluarga memiliki peran yang sangat strategis, sebab lingkungan keluarga merupakan awal tumbuh dan berkembangnya semua potensi dasar seseorang untuk menjadi manusia yang produktif.
"Hal itu dapat ditempuh melalui kebijakan peningkatan pendapatan keluarga, baik kelompok usaha maupun perorangan..", demikian ungkap Dadang Naser saat menerima Tim Penilai UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Desa Cisondari Kecamatan Pasirjambu, Senin (09/01).
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kab.Bandung, Marlan, S.Ip, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kab.Bandung, Dr.Grace Mediana P, M.Kes, Ketua Tim Penilai Povinsi Jabar, Hj.Elin Burhaeni, Ketua TP PKK Kab.Bandung, Hj.Kurnia Dadang M Naser, Camat Pasirjambu, Drs.Rachman, unsur pimpinan serta pengurus TP PKK Desa Cisondari.
Dadang Naser menilai rendahnya tingkat pendapatan suatu keluarga merupakan kendala dalam pencapaian kesejahteraan keluarga. Dalam mengantisipasi hal tersebut menurut Dadang, dibutuhkan suatu program kegiatan yang dapat membina dan mengembangkan usaha keluarga dalam meningkatkan daya beli masyarakat. Untuk itu, Ia sangat penyambut baik dengan terpilihnya TP PKK Cisondari mewakili Kabupaten Bandung dalam penilaian bidang UP2K Tingkat Jawa Barat Tahun 2012.
Ia berharap, penilaian tersebut dapat memotivasi dan memberikan saran serta masukan pada program-program PKK khususnya di Kabupaten Bandung, " Sehingga nantinya TP PKK Kab.Bandung bisa ikut menciptakan peluang untuk meningkatkan pendapatan melalui potensi unggulan yang dimiliki wilayah Kab.Bandung..", harapnya pula. Karena menurut Dadang begitu banyaknya potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Bandung, salah satunya di bidang pertanian, "Apalagi jika kita melihat beras kita surplus hingga 4,5%, itu merupakan salah satu potensi yang bisa dijadikan unggulan Kab.Bandung dalam menciptakan peluang pasar..", kata Dadang.
Lebih lanjut, Dadang Naser mengatakan pihaknya akan senantiasa membantu dan mendukung program kegiatan TP PKK Kab.Bandung. Dalam menjalankan roda pemerintahan tidak ada salahnya jika Ia meniru negeri Cina. " Kita bisa belajar dari Pemerintah Cina yang sangat peduli terhadap hasil produksi rakyatnya sendiri, dan turut membantu mempromosikan serta memasarkan produk-produknya ke belahan dunia..", tandasnya pula.
Sementara Camat Pasirjambu, Rachman mengatakan bahwa penilaian yang dilakukan Prov.Jabar merupakan ajang evaluasi terhadap pelaksanaan program kegiatan UP2K-PKK Desa Cisondari dalam kurun 4 (empat) tahun, mulai bulan Mei 2007 sampai dengan Desember 2011. Adapun kegiatan UP2K yang telah dilakukan di Desa Cisondari antara lain Pelatihan-pelatihan dalam pengelolaan Pos PAUD, PNPM, pengembangan minat dan bakat, kemudian juga keterampilan dalam produk olahan seperti Dodol Jambu, Syrup Jambu, Karamel Susu, Aneka Rempeyek dan Telor Asin.
Diakui oleh Rachman dalam pelaksanaannya, tidak terlepas dari peranan KBB (Kelompok Belajar Bersama) Widya Aksara Pratama yang merupakan sumber inspirasi bagi penduduk setempat termasuk TP PKK Desa Cisondari dalam mengembangkan berbagai usaha di lingkungan masyarakat.
Keberadaan KBB Widya Aksara Pratama di wilayahnya, menurut Rachman sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena didalamnya terdapat kegiatan-kegiatan seperti studi pustaka dan pelatihan-pelatihan yang bisa memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana menganalisis usaha, " Dan potensi apa saja yang dapat membuka peluang usaha di masyarakat..", tuturnya pula.
Sedangkan Ketua Tim Penilai Prov.Jabar, Elin Burhaeni menyebutkan penilaian dilakukan mencakup 3 (tiga) aspek, antara lain bidang kelembagaan, Administrasi dan Kegiatan-kegiatan UP2K PKK Desa Cisondari. Secara kelembagaan, menurut Elin Burhaeni pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap unsur pimpinan desa dan Ketua TP PKK Desa Cisondari, "Disamping itu penilaian kelembagaan akan dilakukan juga terhadap BPD dan SKPD terkait..", tutur Elin.
Pada kesempatan itu, Tim Penilai Prov.Jabar memberikan bantuan berupa uang senilai Rp.2.000.000,- "Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih TP PKK Cisondari, sebagai tambahan modal usaha dan kegiatan peningkatan sumber daya manusia dan pengelolaan UP2K..", ungkap Elin Burhaeni.