Berita
2011, Bulan Dana PMI Kabupaten Bandung Capai 101%
Posting 2012-01-19
Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung pada tahun
2011 telah berhasil mengumpulkan dana masyarakat sebesar Rp. 602.423.107
atau sebesar 101 % dari target yang ditentukan sebesar Rp
600.000.000,-. Bulan Dana PMI tersebut dilaksanakan selama 3 (tiga)
bulan mulai tanggal 1 Juli 2011 s/d 30 September 2011 dengan sasaran
antara lain masyarakat umum, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Anggota TNI dan
POLRI, Pelajar dan Mahasiswa, Para Pengusaha, anggota DPRD, IBI, IDI
dan Apotek serta sasaran lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten
Bandung.
Bupati Bandung H.Dadang Mohamad Naser, SH, SIP memberikan
apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta meminta kepada
pengurus PMI Kab.Bandung, agar hasil pengumpulan Bulan Dana dan
kegiatan-kegiatan PMI Kab.Bandung bisa diekspose di
media, baik melalui media cetak maupun elektronik. " Bahkan bisa juga
di ekspose melalui Baligo atau Spanduk-spanduk di tempat umum, sehingga
masyarakat luas bisa mengetahui penggunaan dana tersebut...", papar
Dadang Naser.
"Saya berharap dana sebesar itu pengelolaannya bisa
dilakukan secara profesional, sehingga dapat memberi manfaat yang
sebesar-besarnya kepada masyarakat..", ungkap Dadang Naser saat
Penutupan Bulan Dana PMI Tahun 2011 dan Pembukaan Musyawarah Kerja PMI
Kab. Bandung (Muskerkab) Tahun 2012, bertempat di Gedung Dewi
Sartika-Komplek Pemkab Bandung Soreang, Selasa (17/01).
Hadir dalam
acara tersebut, Ketua Bulan Dana PMI Kab.Bandung, Hj. Kurnia Dadang M
Naser, Jajaran Pengurus PMI Provinsi Jabar, Tjaja Kuswara dan Ely Amalia
Priatna, Ketua PMI Kab. Bandung, dr.H.Sukmahadi Thawaf, M.Epid, Unsur
Muspida, para Kepala SKPD serta para pengurus PMI Ranting Kecamatan di
lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung.
Terkait dengan
Muskerkab PMI Tahun 2012, Dadang menilai hal tersebut merupakan suatu
kewajiban yang harus dilakukan PMI Kab.Bandung sebagai suatu organisasi, "Muskerkab dilakukan dalam rangka mengevaluasi kerja pada tahun lalu
dan merancang serta menetapkan program-program kegiatan PMI untuk tahun
selanjutnya..", tegas Dadang.
Sementara Ketua Bulan Dana PMI
Kab.Bandung, Hj. Kurnia Dadang Naser mengatakan, berhasilnya
penyelenggaraan Bulan Dana PMI tersebut tidak terlepas dari partisipasi
semua pihak yang terlibat terutama panitia dari Lembaga/Instansi dan
SKPD terkait lingkup Pemerintah Kab.Bandung. "Penyelenggaraan bulan dana PMI ini merupakan bentuk andil kami dalam
membantu masalah kemanusiaan yang bertujuan meringankan penderitaan
sesama manusia dengan tidak membedakan agama, suku bangsa, golongan,
ras, jenis kelamin maupun bahasa..",
jelas Kurnia Dadang Naser.
Pada kesempatan lain, Ketua PMI Kabupaten
Kab.Bandung, Sukmahadi Thawaf menjelaskan berjalan dan majunya suatu
organisasi tidak terlepas dari unsur-unsur yang penting seperti Man,
Money, dan Material. Menurut Sukmahadi salah satu unsur terpenting
adalah Money (ketersediaan dana). Ketersediaan dana merupakan
konsekuensi logis dari kegiatan organisasi yang terus berkembang. "Kami akan terus berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan kinerja dan
pengembangan sumber daya tanpa melupakan azas PMI yaitu kemanusiaan..",
jelasnya.
Ia menambahkan, Program pengembangan sumber daya yang
sedang dilakukan pihaknya antara lain adalah melalui kegiatan
poliklinik, pelatihan-pelatihan dalam pertolongan pertama bagi para
petugas di perusahaan atau lembaga serta memberikan pelayanan siaga
ambulance 24 Jam.
Dalam kesempatan itu, HJ. Kurnia Dadang M Naser
selaku Ketua Bulan Dana PMI Kab.Bandung memperoleh Piagam
Penghargaan atas partisipasinya dalam menyukseskan Bulan Dana PMI
Kab.Bandung Tahun 2011 dan sekaligus menandatangani Berita Acara
Penyerahan Hasil Bulan Dana PMI Tahun 2011 sebesar 600 juta kepada
Ketua PMI Kab.Bandung, Sukmahadi Thawaf.
Bersamaan dengan itu,
diserahkan pula Cideramata untuk Dinas/Instansi yang telah membantu
mensukseskan pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2011, antara lain untuk
unsur SKPD secara simbolis diberikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten
Bandung dengan target pencapaian sebesar 150.000.000-, unsur Muspida
diberikan kepada Lanud Sulaeman dengan target pencapaian sebesar Rp.
7.080.000,-, unsur Kecamatan diberikan pada Kec.Kutawaringin dengan
target pencapaian Rp. 2.160.000 serta unsur pengusaha diberikan kepada
PT.Muara Sakti Utama yang telah memberikan sumbangan sebasar Rp.
30.000.000,-