Indikator Makro Sosial

Pertanian Peternakan dan Kehutanan

Rabu, 14 September 2016

Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan pertanian salah satunya
dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut. 
1) Indikator Pertanian, Perkebunan, dan Hortikultura.

2) Indikator Peternakan.

Jumlah penyakit hewan prioritas yang tertanggulangi pada tahun 2013 sebesar 24%
yang meningkat bila dibandingkan pencapaian tahun 2012 sebesar 20% dan tahun 2011
sebesar 16%. Hal ini diikuti dengan peningkatan pencapaian status kesehatan hewan 
pada tahun 2013 sebesar 63,75% yang meningkat bila dibandingkan pencapaian tahun 2012
sebesar 62,50 dan tahun 2011 sebesar 60,00%.



Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan kehutanan salah satunya
dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut: 

1) Indikator Kehutanan.
Tingkat kerusakan hutan sekarang inimenyebabkan keprihatinan yang besar bagi semua pihak.
Praktek illegal logging dan illegal trading, perambahan hutan, kebakaran hutan,
pembukaan hutan untuk keperluan di luar sektor kehutanan, pengelolaan hutan
yang belum menerapkan azas kelestarian merupakan faktor utama penyebab
kerusakan hutan. Gerakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis Sabilulungan
merupakan salah satu upaya percepatan rehabilitasi hutan dan lahan kritis
yang diarahkan untuk penanggulangan bencana alam banjir, tanah longsor
dan kekeringan secara terpadu dengan peran semua pihak
(pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, pengusaha dan lain-lain)
melalui mobilisasi sumber daya. Berikut adalah gambaran secara lengkap
mengenai pencapaian indikator Kehutanan di Kabupaten Bandung selama kurun waktu 2011-2013.

Sumber : RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2016


 

Lainnya