Berita

Dewan Perniagaan Negeri Selangor Malaysia Kunjungi Kabupaten Bandung

Rabu, 21 Maret 2012

Sebanyak 45 anggota Dewan Perniagaan Melayu Malaysia Negeri Selangor (DPMMS) melakukan Kunjungan Kerja ke Wilayah Kab.Bandung. Kunjungan tersebut diterima secara langsung oleh Bupati Bandung, H.Dadang Mohamad Naser, SH, S.Ip di Rumah Dinas Bupati, Komplek Pemkab Bandung-Soreang, Senin (27/02).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Kab.Bandung, Edi Hidayat, Ketua Komisi B DPRD, Saeful Bahri, Ketua Dekopinda  Kab.Bandung H.Ayong Sunaryo, Ketua Kadin Kab.Bandung, H.Kusna, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskoperindag) Kab.Bandung, Drs.H.B.Budirahardjo, M.Si, Kepala Dinas Sosial Kab.Bandung, Dra.Hj. Nina Setiana, M.Si, Kepala Bagian Humas Setda Kab.Bandung, Drs.Hikmatulqodar Supria, M.Si serta sejumlah unsur pimpinan SKPD lainnya di lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung.

Perwakilan Presiden DPMMS, Tn.Buang Raban selaku pimpinan rombongan mengatakan  pada prinsipnya kunjungan ini bertujuan untuk  melihat peluang apa saja yang ada di wilayah Kab.Bandung, yang bisa diraih dan dipelajari oleh pihaknya dalam bidang perniagaan." Namun selain itu kami berharap kunjungan ini dapat menciptakan silaturahim dan kerjasama yang baik antara pengusaha Selangor dan Indonesia khususnya Kab.Bandung..", ucap Buang Raban.

Raban menjelaskan DPMMS merupakan sebuah badan yang bertanggungjawab dalam memberikan saran dan masukan kepada pemerintah mengenai isu-isu ekonomi yang berkaitan dengan perniagaan. " Salah satu program kegiatannya adalah menyelenggarakan pertemuan dan kerjasama dengan para niaga, baik yang ada didalam maupun luar negeri termasuk Indonesia..", tutur Raban. 

Buang Raban menambahkan selama berada di Kabupaten Bandung, Ia beserta rombongan akan melakukan kunjungan ke beberapa tempat antara lain,pabrik tekstil, garment-garment dan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam KOPERINTEX di Majalaya.

Terkait dengan berbagai jenis produk unggulan yang dimiliki Kab.Bandung, Buang Raban meminta agar para pengusaha di Kabupaten Bandung bisa mengirimkan lebih banyak lagi produk-produk unggulannya, untuk dipasarkan di negeri Selangor Malaysia. Menurutnya, di Selangor Malaysia masih terdapat lahan yang luas untuk membantu memasarkan produk-produk Indonesia khususnya produk Kab.Bandung, " Karena sampai saat ini, produk-produk Indonesia di sana masih minim jumlahnya..", kata Buang.

Terkait hal itu Bupati Bandung, H. Dadang Mohamad Naser, SH, S.Ip menyambut baik dengan adanya kerjasama tersebut. Ia berharap produk-produk Kabupaten Bandung bisa dipasarkan secara khusus dan memiliki Pusat Perdagangan (centre) di negeri Selangor Malaysia. " Sehingga nantinya bisa saja menciptakan Sundanis Town sebagai Pusat Perdagangan yang menjual  produk-produk Kab.Bandung..", ujar Dadang.

 


Dalam kesempatan itu, Dadang Naser menjelaskan bahwa kehidupan dan penghidupan masyarakat Kab.Bandung pada dasarnya bertitik berat pada sektor pertanian yang diimbangi dengan perkembangan industri, perdagangan dan jasa. Sesuai dengan kondisi dan potensi daerah, menurut Dadang komoditi padi merupakan produksi utama selain sayuran danholtikultura, produksi perkebunan, peternakan dan perikanan." Sedangkan untuk sektor industri yang paling meninjol adalah produksi tekstil dan pakaian jadi..", ucap Dadang.

Disebutkan Dadang, dari 31 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bandung masing-masing Kecamatan memiliki produk unggulannya sendiri antara lain meliputi Konveksi Busana Muslim di Kec.Soreang, Majalaya, Ibun, Cicalengka dan Nagreg, kemudian Konveksi Jaket dan Jeans di
Kec.Soreang, Kutawaringin dan Margaasih, Handycreaft Wayang Golek, Wayang Golek Pentas dan Sanggar Lukisan berada di Kelurahan Jelekong Kec.Baleendah, sementara Kerajinan Tas dan Sepatu ada di Kec.Cimaung, Cicalengka dan Dayeuhkolot.

Sedangkan di bidang makanan olahan hasil pertanian, perikanan dan perkebunan, menurut Dadang berada di Kec.Rancabali dan Ciwidey yaitu Straberry dan Jambu Merah yang bisa diolah menjadi dodol, sirup dan selai. " Sementara di Kec.Pangalengan banyak memproduksi Keripik Kentang, Kopi dan Susu Karamel..", pungkas Dadang.
 

Lainnya