Berita

400 Guru Jadi Kepala Sekolah

Selasa, 31 Juli 2012

SOREANG (GM) - Sebanyak 400 guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bandung diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, dan 23 orang lainnya mendapat kepercayaan menjadi pengawas sekolah. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan dipimpin Bupati Bandung Dadang M. Naser di Gedung Moh. Toha Soreang, Kamis (19/7).

"Saya berharap pelantikan ini mampu memberikan konstribusi positif terhadap terwujudnya tujuan pendidikan sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) No. 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," kata Dadang dalam sambutannya.

Dijelaskannya, dalam UU Sisdiknas disebutkan, proses pembelajaran peserta didik harus dilakukan secara aktif dalam rangka mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki keukatan spritual keagaamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Ia mengingatkan kepada kepala sekolah yang baru dilantik tentang tiga peran pentingnya terhadap lingkungan sekolahnya. Pertama, sebagai perencana, kepala sekolah harus mempersiapkan segala sesuatu yang harus dilakukan di sekolahnya, kedua sebagai pelaksana harus berperan untuk memimpin dan mengelola segala rencana kegiatan dan mengarahkan semua aktivitas sekolah supaya bisa berjalan sesuai dengan rencana.

"Yang ketiga sebagai penilai harus mampu mengumpulkan informasi, menganalisa, dan menafsirkan atas segala renacana dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Sehingga segala kekurangan kegiatan di masa datang bisa lebih diminimalkan," ujarnya.

Menurut bupati, jika ketiga peran kepala sekolah bisa dilaksanakan dengan baik, semua program kegiatan yang telah direncanakan akan dapat berjalan dengan baik pula.

"Bagi pengawas, saya minta melaksanakan tugas pengawasan dengan sebaik-baiknya. Seorang pengawas harus terus memberi motivasi kepada kepala sekolah dan guru, serta harus mempunyai tanggungjawab moril untuk memanjukan dunia pendidikan," tegasnya.

Tingkatkan kualitas

Diingatkannya, mutasi dan rotasi pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), baik kepala sekolah maupun pengawas sekolah, tentunya berorientasi pada upaya peningkatan kualitas pendidikan pada umumnya dan kualitas para siswa.

"Saya tekankan bahwa proses pendidikan bukanlah sesuatu yang bersifat asal-asalan, namun harus ditangani secara serius dan sunguh-sungguh. Sebab, maju dan mundurnya sebuah bangsa dan negara akan sangat tergantung kepada seberapa jauh tingkat kualitas sebuah pendidikan," tuturnya.




(Data dari Humas Setda Kabupaten Bandung)

Lainnya