Berita

Pengembangan SOR Jalak Harupat Butuh Dana 277 Milyar Lebih

Rabu, 24 Oktober 2012

Sarana Olah Raga (SOR) Si Jalak Harupat yang terletak di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, rencananya bakal dikembangkan dengan lahan seluas 131 Ha. Sementara lahan yang sudah terbebaskan hingga kini mencapai 42 Ha yang diatasnya kini telah berdiri Stadion Si Jalak Harupat, Lapangan Softball/ Baseball, Panahan, Hockey, Panjat Dinding dan sarana/ prasarana lingkungan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Bandung Drs. H. Akhmad Djohara, M.Si mengungkapkan, kebutuhan dana untuk pengembangan SOR Si Jalak Harupat mencapai Rp. 277 milyar lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Bandung, APBD Propinsi Jawa Barat dan APBN hingga tahun 2014.

Hingga tahun 2014 mendatang, Pemkab Bandung menurut Akhmad Djohara akan membangun berbagai fasilitas olahraga mulai dari indoor sport seperti GOR Bulutangkis, Basket, Bola Voli, Senam dan GOR Tenis Meja. Sedangkan untuk outdoor sport akan dibangun stadion atletik, bola voli pasir, kolam renang rekreasi dan prestasi, convention hall, wisma atlet, arena rekreasi serta gedung serba guna.

Pada tahun anggaran 2012, kegiatan pengembangan SOR Si Jalak Harupat dimulai dari pembebasan tanah, perbaikan tempat duduk stadion dan pembangunan tower serta jaringan air. "Khusus yang tiga buah ini, telah dan sedang dilaksanakan pada tahun sekarang...", ucap Akhmad Djohara.

Menginjak 2013 mendatang, akan dilanjutkan pula pembebasan tanah, pembangunan kolam renang, convention hall, pembangunan gedung serba guna serta perbaikan tribun utara dan selatan Stadion Si Jalak Harupat. Sedangkan pada tahun 2014, akan dibangun stadion atletik, wisma atlet dan sarana/ prasarana lingkungan. Akhmad Djohara mengakui, pembangunan wisma atlet membutuhkan biaya paling besar senilai Rp. 77.256.000.000,- ditambah perencanaan pembangunannya senilai Rp. 1 milyar. Disamping pembangunan wisma atlet, biaya yang cukup besar dibutuhkan pula untuk pembangunan convention hall senilai Rp. 62.706.598.000,-.

Dengan dilakukannya langkah tersebut, Kabupaten Bandung diharapkan bisa memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap rencana penyelenggaraan PON pada tahun 2016 mendatang yang bakal dilaksanakan di Propinsi Jawa Barat. "Kita harapkan, Kabupaten Bandung nantinya bisa memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada para atlet dari seluruh Indonesia pada PON 2016...", ucap Akhmad Djohara.

Khusus mengenai pemeliharaan terhadap bangunan yang sudah berdiri, seperti Stadion Si Jalak Harupat, Lapang Hockey, Panahan, Softball/ Baseball dan sarana olahraga Panjat Dinding disamping sarana/ prasarana lingkungan dengan luas lahan 42 Ha, menurut Akhmad Djohara secara rutin dilakukan dengan mengerahkan tenaga pegawai sebanyak 44 orang. Sementara kebutuhan pegawai sekitar 80 orang. "Dengan tenaga pegawai hanya 44 orang, berarti 1 orang harus mengurus lahan seluas 1 hektar, memang sangat berat...", katanya.

Terhadap Stadion Si Jalak Harupat, kini sedang dilakukan perbaikan mahkota penangkal petir nomor 9, perbaikan tower dan saluran air ring tiga. "Bukan hanya itu, kami juga tengah memperbaiki kamar kecil stadion serta fasilitas lain yang sifatnya rutin...", kata Akhmad Djohara.


Sumber : Humas Setda Kabupaten Bandung

Lainnya