Berita

Panwaslu Jaminan Tertibnya Pilkada

Jumat, 11 Januari 2013

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 24 Pebruari mendatang, Wakil Bupati Bandung H.Deden Rukman Rumaji, M.Ap meminta jajarannya agar senantiasa dapat menjaga tata ruang dan estetika lingkungan di wilayah Kabupaten Bandung, salah satunya dengan melakukan penertiban baliho atau spanduk yang dapat merusak keindahan lingkungan.
 
"Jika ada pemasangan spanduk dan baliho yang dapat merusak dan mengganggu kebersihan lingkungan sebaiknya ditertibkan, agar upaya untuk mendukung penataan Kebersihan, Keindahan dan Kenyamanan (K3) di wilayah Kabupaten Bandung dapat terwujud", demikian ungkap Deden Rumaji disela-sela Acara Sosialisasi Perundang-undangan Pengawasan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2013 yang berlangsung di Kampung Pago, Kecamatan Ciwidey, Rabu (09/01).
 
Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung, H.Yudhi Haryanto SH, SP 1, dan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab.Bandung H.Iman Irianto, S.Sos.
 
Dalam kesempatan itu Deden Rumaji mengatakan bahwa pemilu merupakan even politik yang dijalankan berdasarkan ketentuan perundang-undangan, bukan berdasarkan kepentingan politik tertentu. Meskipun berada dalam keragaman pendapat dan pilihan, pemilu merupakan wujud demokrasi yang harus kita dukung dengan penuh kesungguhan, kesadaran, tanggung jawab serta penuh kebersamaan. "Jangan sampai ajang demokrasi ini memecah belahkan kebersamaan kita dan merusak keamanan wilayah Kabupaten Bandung yang selama ini terbilang sudah kondusif dan aman", ucap Deden Rumaji.
 
Deden menambahkan untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berkualitas dibutuhkan pengawasan terhadap seluruh proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dimaksud. Oleh karenanya, Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) memiliki kedudukan dan fungsi yang penting dan strategis. "Dalam tugas dan wewenangnya, terkandung amanah untuk menjadi lembaga yang harus bisa memberikan jaminan tertibnya pelaksanaan pemilu, sekaligus memberikan jaminan pula terhadap seluruh warga negara untuk melaksanakan hak-hak politiknya". jelasnya pula.
 
Secara terpisah, Ketua Penyelenggara Husen Hermawan, S.Ag menyebutkan kegiatan sosialisasi diikuti puluhan peserta terdiri dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti halnya Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perumahan Tata Ruang dan Kebersihan (Dispertasih), Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP), Kantor Kesbangpol, kemudian Forum Camat, Kasi Tantrib Kecamatan, APDESI, Asosiasi BPD, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) serta Karang Taruna Kabupaten Bandung. "Tampil selaku narasumber antara lain, Anggota Panwaslu Kabupaten Bandung Ari Hariyanto, S.Pd dan Kanit II TIPITER Sat Reskrim Polres Bandung, Iptu Mochamad Ilyas R, SH", tutur Husen.
 
Kegiatan ini menurut Husen Hermawan dimaksudkan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar bisa memperoleh informasi yang benar dan memiliki pemahaman yang tepat tentang esensi dan subtansi pilkada, "Sehingga dengan penuh kesadaran masyarakat dapat melaksanakan hak politiknya pada pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Provinsi Jawa Barat nanti",ujar Husen Hermawan.
 
Sementara dalam paparan materinya, Ari Haryanto menjelaskan tugas dan wewenang Panwaslu Kabupaten Bandung. Diantaranya adalah mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu di wilayah kabupaten/kota, kemudian menerima laporan dugaan pelanggaran terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan mengenai pemilu, menyelesaikan temuan dan laporan sengketa penyelenggaraan pemilu yang tidak mengandung unsur tindak pidana, menyampaikan temuan dan laporan kepada KPU kabupaten/Kota untuk ditindaklanjuti serta meneruskan temuan dan laporan yang bukan menjadi kewenangannya kepada instansi yang berwenang.
 


Sumber : Humas Setda Kabupaten Bandung

Lainnya