Berita

4 Desa Dapat PNPM Pariwisata

Selasa, 07 September 2010

    PNPM pariwisata ini untuk mendukung desa wisata, sehingga tiap desa harus memiliki keunggulan yang bisa dijual, kata Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dispopar) Kab. Bandung, Dicky Anugerah, di ruang kerjanya, Senin (6/9).

    Sebelumnya pada 2009 lalu, Kab. Bandung mendapatkan dana pengembangan pariwisata berupa PNPM Pariwisata sebesar Rp 202,75 juta. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan kelompok usaha produktif penunjang pariwisata seperti pengolahan strawberi dan kerajinan.

    Tahun lalu, dana itu dialokasikan Rp 52,55 juta untuk tujuh kelompok perajin di Desa Cukanggenteng dan Rp 50,05 juta untuk enam kelompok perajin di Desa Sugihmukti. Sementara PNPM Pariwisata untuk Kec. Rancabali diperuntukkan bagi enam kelompok perajin di Desa Alam Endah sebesar Rp 50,05 juta dan jumlah sama juga diberikan kepada enam kelompok perajin di Desa Patengan. Dicky mengatakan, pengalokasian dana PNPM Pariwisata untuk kelompok diusahakan selama dua tahun. Jadi, untuk 2011, akan kita usulkan pergantian desa maupun kelompok yang menerima dana PNPM Pariwisata.

    Untuk Kec. Rancabali, dana itu digunakan untuk mengembangkan kerajinan miniatur pesawat terbang, miniatur alat musik, serta pengolahan strawberi. Sementara untuk Kec. Pasirjambu di antaranya digunakan untuk mengembangkan kerajinan bambu dan perhiasan perak. Kecamatan Pasirjambu juga memiliki keunggulan dalam pengolahan makanan tradisional dari bahan-bahan herbal misalnya ranginang rasa antanan. Pengembangan produk makanan ini bekerja sama dengan Unpad.

 

 

 

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat, Selasa 7 September 2010

 

 

 

 

Lainnya