Berita

Kabupaten Bandung Segera Kembangkan Kebun Bawang Sistem Polybag

Selasa, 19 Maret 2013

MENYIKAPI terjadinya kenaikan harga bawang merah dan bawang putih dipasaran, Pemkab Bandung segera mengembangkan penanaman bawang dengan sistem polybag. Dengan upaya tersebut diharapkan, bisa mengurangi ketergantungan terhadap bawang impor.

Dalam pertemuannya dengan para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Bale Winaya-Soreang, Jum'at (15/3), Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH, S.Ip memerintahkan kepada Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan & Perkebunan Kab. Bandung Ir. H. A .Tisna Umaran, MP untuk segera membuat percontohan kebun bawang sistem polybag diseputar halaman kantor Dinas Pertanian.

Perintah yang sama disampaikan pula kepada Kepala Badan Ketahanan Pangan & Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Kab. Bandung Ir. Dadang Hermawan. Kebun percontohan tersebut menurut Bupati Bandung nantinya bisa dijadikan bahan pelajaran bagi masyarakat sekitar. "Kita kasih contoh dulu bagaimana peluang keberhasilannya menanam bawang dengan sistem polybag", tambah Dadang M. Naser.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Bandung menegaskan pihaknya kurang setuju dengan kebijakan impor bawang dari luar negeri untuk menurunkan harga bawang di dalam negeri yang sekarang ini harganya kian meroket. "Impor bawang dari luar negeri jangan lagi menjadi ketergantungan, karena kalau kita mau bekerja keras, kitapun bisa memenuhi kebutuhan sendiri", tuturnya pula.

Ia mencontohkan kondisi tanah dibeberapa negara yang kurang subur, namun berhasil dalam pembangunan pertanian. Modal mereka adalah kerja keras dan inovasi. "Gaya seperti itu perlu kita contoh, apa lagi negara kita terkenal dengan tanahnya yang subur", kata Dadang M. Naser.

Kenaikan harga bawang akhir-akhir ini, menurut Kepala BKP3 Ir. Dadang Hermawan dipicu oleh terhentinya kebijakan impor bawang dari luar negeri. Sementara stok bawang di dalam negeri sangat terbatas. "Kondisi ini memang cukup dilematis, karena disatu sisi kenaikan harga bawang sangat menguntungkan petani bawang dalam negeri, namun disisi lain kenaikan ini bisa memicu terhadap kenaikan barang kebutuhan lain", kata Dadang Hermawan.

Harga bawang merah di Pasar Soreang sampai hari Jum'at (15/3) mencapai Rp. 45.000,- s/d Rp. 50.000,-/kg. Sedangkan harga bawang putih berkisar antara Rp. 60.000,- s/d Rp. 70.000,-/kg. Harga tersebut menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Dra. Hj. Popi Hopipah, M.Si masih berfluktuasi disejumlah pasar.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan & Perkebunan (Distanhutbun) Kab. Bandung Ir. H.A. Tisna Umaran, MP menyebutkan, areal kebun bawang merah di Kabupaten Bandung hingga saat ini mencapai 613 Ha, sedangkan areal kebun bawang putih sekitar 36 Ha. "Rata-rata produksi bawang sekitar 9 sampai 13 ton per hektar, kita harapkan produksi ini tahun mendatang bisa terus bertambah menyusul dengan adanya kebijakan pengembangan perkebunan bawang sistem polybag", tambah Tisna Umaran.
 

Sumber : Humas Setda Kabupaten Bandung

Lainnya