Berita

SMPN 2 Dayeuhkolot Terima Piala Adiwiyata

Kamis, 10 Juni 2010

    Tahun lalu, SMPN 2 Dayeuhkolot menerima piagam penghargaan sebagai sekolah calon penerima Adiwiyata. Alhamdulillah tahun ini menerima Piala Adiwiyata yang setara dengan Piala Adipura untuk kabupaten/kota terbersih, kata Kepala SMPN 2 Dayeuhkolot Dra. Hj. Widaningsih Zein, M.Pd., didampingi ketua tim Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL), Wawan Hermawan, S.Pd., Rabu (9/6).

    Piala Adiwiyata diserahkan Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Mohammad Hatta di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (8/6) lalu. Kami anggap prestasi SMPN 2 Dayeuhkolot sebagai obat pelipur bagi Kab. Bandung yang belum berhasil meraih Piala Adipura untuk Kota Soreang.

    Salah satu kunci sukses SMPN 2 Dayeuhkolot, kata Widaningsih, adalah penerapan SBL di lingkungan sekolah seperti membiasakan siswa cuci tangan dan pengelolaan sampah. Siswa dan guru juga dibiasakan menanam pohon dan membuat lubang biopori. Kami juga mengolah sampah organik menjadi kompos.

    Sementara sampah anorganik seperti kertas dan plastik maupun sampah yang bisa didaur ulang, dijadikan media keterampilan siswa untuk penghias ruang kelas. Siswa dan guru juga juga memproses kertas menjadi bubur kertas untuk menjadi kertas hias.

    Meski sudah meraih prestasi membanggakan, Widaningsih belum puas karena targetnya meraih Piala Adiwiyata Mandiri yang diserahkan Presiden di Istana Negara. Untuk persiapan meraih Piala Adiwiyata tahun depan, kami akan terus membenahi taman dan membuat daur ulang air. Nantinya air bekas wudu maupun cuci tangan siswa, dipakai menyiram tanaman atau sumber air kolam ikan.

    Sekarang ini, SMPN 2 Dayeuhkolot juga membina sekolah-sekolah di Kab. Bandung agar bisa menjadi sekolah yang peduli terhadap lingkungan. Salah satu binaan SMPN 2 Dayeuhkolot adalah SMPN 2 Katapang yang baru-baru ini meraih predikat sekolah terbaik untuk sekolah berbudaya lingkungan tingkat Kab. Bandung. Untuk tingkat Jawa Barat, SMPN 2 Katapang baru masuk peringkat 10 besar.

 

 

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat, Kamis 10 Juni 2010

 

 

Lainnya