6 Ribu Siswa SD dan Pendidik Ikuti Pentas PAI

Jumat, 15 Maret 2019

Lebih dari enam ribu siswa Sekolah Dasar (SD) dan unsur pendidik Kabupaten Bandung mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyaring bibit siswa berprestasi yang akan diikutkan di skala tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional hingga tingkat internasional.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Dr. H. Juhana.,M.MPd menjelaskan, ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh peserta, antara lain junjung tinggi sportifitas, pengambilan keputusan yang bijaksana saat mereka dewasa, pembinaan karakter.

Lebih lanjut Kadisdik mengatakan, pekan keterampilan seni PAI dan perlombaan tingkat SD tersebut, merupakan media untuk memperkokoh jalinan silaturahmi fungsional dalam upaya menopang ukhuwah Islamiyah agar memberi motivasi pada peserta didik.

“Agenda hari ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan minat, bakat dan kreativitas di bidang keterampilan dan seni PAI serta menanamkan sikap keberanian, kemandirian dan sportifitas di kalangan peserta didik. Jadi di era milenial ini, mereka harus tahan banting dan mampu memfilter segala pengaruh dari luar,” ucapnya usai membuka acara Pentas PAI - SD yang digelar di Lapang Upakarti Soreang, Kamis (14/3/2019).

Dia berharap pula, pentas PAI mampu membentuk karakter anak Kabupaten Bandung agar terlahir generasi yang lebih berkualitas, mengingat tujuan dari pendidikan agama itu sendiri, menjadi sarana aktualisasi diri bagi peserta didik dalam hal pendalaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai agama islam.

“Pentas PAI ini harus melahirkan generasi muda terbaik yang berkarakter dan berbudi pekerti yang luhur. Selain itu, mereka juga harus menguasai iptek serta melaksanakan imtak (iman dan taqwa) dalam berkehidupan sehari-hari,” harapnya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana H. Adang Safaat.,M.MPd mengungkapkan, acara tersebut mengusung tema “Gali potensi, raih prestasi, bumikan ahlak mulia, yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang keagamaan, seni dan olahraga. “Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk membina dan mempersiapkan siswa SD agar lebih berprestasi, baik formal maupun non formal ke jenjang provinsi dan nasional, mengembangkan jiwa berdaya saing, sportivitas, tanggungjawab serta membangun kepercayaan diri,” terang Adang.

Pada kesempatan itu juga, dia menyebutkan bahwa kepada 6.938 peserta akan dibangun juga pengembangan karakter cinta lingkungan sejak dini. Ppara peserta didik akan diberikan pemahaman peduli terhadap melestarikan ligkungan. “Makanya hari ini mereka bawa minum dari rumah, pakai botol minum masing-masing.

“Untuk jadwal, pentas PAI dilaksanakan hari ini, Kamis (14/3/2019), O2SN pada 16 Maret, FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) pada 30 Maret 2019. Tahun lalu, Kabupaten Bandung juara pertama pentas PAI nasional bidang Pildacil (Pemilihan Da’I Cilik), menyumbangkan 4 medali emas bidang O2Sn dan menjadi rangking 4 nasional,” pungkasnya.

Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Keikutsertaan Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari dalam lomba desa tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar
Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya kontrak pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSU