Berita

KPU Umumkan Hasil Sementara

Senin, 01 November 2010

Dalam keterangan persnya kepada wartawan tadi malam di kantor KPUD Kab. Bandung di Kompleks Taman Kopo Indah (TKI), Ketua Pokja Penghitungan Suara, Tatang Sudrajat mengatakan, dari 31 kecamatan, nomor 7 meraih 673.463 suara (53,25%), sementara nomor 8 meraih 591.197 suara (46,75%). "Suara yang sah 1.264.660 dan suara yang tidak sah 44.098 dengan jumlah partisipasi pemilih 1.308.758 atau 61,45%," ujarnya.

Namun, katanya, penghitungan suara sementara yang dilakukan KPUD Kab. Bandung tidak menjadi acuan dalam menetapkan calon terpilih. Hal ini dilakukan semata untuk pemberitahuan kepada publik.

"Tujuan penghitungan suara sementara ini hanya sebagai gambaran kepada publik mengenai penghitungan suara. Ini tidak menjadi acuan KPU dalam menetapkan calon terpilih," jelasnya tadi malam.

Menurut Ajat, sapaan Tatang Sudrajat, yang menjadi acuan KPU Kab. Bandung nanti hasil penghitungan manual yang hasil akhirnya akan diumumkan pada 8 November 2010 di Kutawaringin.

"Kita akan melakukan rekapitulasi tingkat Kab. Bandung di Pusdik Intel Kutawaringin. Ini yang menjadi acuan KPU untuk menentukan calon terpilih," katanya.

Selain itu, Ajat juga menuturkan, penghitungan suara sementara yang dilakukan KPU Kab Bandung, hanya dilakukan satu hari saja, Minggu (31/10) dari pukul 15.00 - 22.00 WIB. "Untuk penghitungan suara sementara ini kita hanya melakukan hari ini saja (Minggu, red) dan itu juga hanya sampai pukul 22.00 WIB. Setelah itu Senin (1/11) tidak ada penghitungan suara sementara," tegasnya.

Untuk tahap selanjutnya, Ajat menjelaskan selama tiga hari dari Senin hingga Rabu KPU mengadakan rekapitulasi tingkat PPK. "Selama tiga hari kami melakukan rekapitulasi tingkat PPK. Setelah itu baru tingkat KPU Kab. Bandung pada 8 November 2010 dan sore harinya langsung diumumkan siapa calon yang terpilih," bebernya.

Kondusif

Pelaksanaan pencoblosan yang berlangsung kemarin berjalan kondusif. Petugas Polres Bandung belum mendapatkan laporan hal-hal yang mengganggu jalannya pemilukada.

Pantauan  di lapangan, situasi di TPS baik saat pencoblosan maupun penghitungan suara, terlihat aman dan tertib. Meski demikian sejumlah anggota Polres Bandung tampak terus melakukan patroli maupun pengamanan di TPS.

Untuk memantau TPS bukan hanya anggota yang patroli yang turun. Kapolres Bandung, AKBP Hendro Pandowo, bahkan Kapolda Jabar, Irjen Pol Suparni Parto pun sempat melakukan pemantauan langsung ke sejumlah TPS.

Selain berpatroli, sejumlah anggota juga tampak berjaga-jaga di kantor KPU Kab. Bandung. "Sampai saat ini situasi relatif aman. Selain hasil pantauan langsung, kita juga belum menerima laporan terjadinya hal-hal yang bisa mengganggu situasi kantibmas," ujar Kapolres Bandung, AKBP Hendro Pandowo didampingi Kasat Samapta, AKP Rusli saat memantau kantor KPU Kab. Bandung.

Untuk mengamankan jalannya pemilukada putaran dua, lanjut Hendro, selain menurunkan personel polres, pihaknya juga dibantu anggota Brimob Polda Jabar. Bahkah Tim Jihandak juga diturunkan ke lapangan untuk mengantisipasi teror atau lainnya.

Begitu pun Muspida Kab. Bandung, di antaranya Bupati Bandung Obar Sobarna, Dandim 0609 Kab Bandung, Letkol Jauhari, dan Danlanud Gulaeman, Kol. Pnb. Gutomo.

Beberapa TPS yang dipantau yaitu TPS 15 Desa Gandasoli, Katapang, TPS 64, 65, dan 66 Kp. Cieunteung, Baleendah,

Rombongan juga melakukan pantauan ke TPS 1 dan 2 Bojongsoang, TPS 2 dan 3 Dayeuhkolot, TPS 7 Ciparay serta TPS 9 dan 10 Majalaya. "Alhamdulillah pencoblosan relatif lancar," ujar Bupati Bandung, Obar Sobarna.
 
(Sumber : Harian Umum Galamedia edisi Senin Tanggal 1 Nopember 2010)

Lainnya