Alsintan dari Jawa Barat untuk Kabupaten Bandung

Selasa, 15 Mei 2018

Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa traktor roda 2, pompa air 4 inci, hand sprayer elektrik, cultivator (mesin pengolah tanah), power thresher (mesin perontok padi), serta pengembangan budidaya padi, jagung dan kedelai diserahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada kelompok tani asal Kabupaten Bandung.

Penyerahan tersebut dilakukan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan disela-sela acara Gerakan Tanam Padi 2018 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Desa Ciparay Kecamatan Ciparay, Senin (14/5).

Gubernur mengatakan masalah pertanian merupakan masalah yang harus menjadi prioritas untuk segera ditemukan solusinya. “Negara akan makmur jika pangan mejadi perhatian karena tanpa pangan tidak akan ada kehidupan. Maka hukumnya fadhlu ‘ain bagi negara untuk memperhatikan petani dan nelayan,” ungkap Gubernur yang akrab disebut Aher ini.

Program Gerakan Tanam Padi, menurutnya, perlu didukung seluruh stake holder agar setiap lahan sawah tidak dialihfungsikan menjadi perumahan atau industri. “Perencanaan dalam irigasi pertanian sudah baik, namun realisasi penganggarannya masih terbatas. Perencanaan primer dan sekunder itu harus sinkron sehingga ke depan bisa diusulkan sebagai Peraturan Presiden (Perpres),” imbuh Aher.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas ditunjuknya Desa Ciparay Kecamatan Ciparay sebagai lokasi Gerakan Tanam Padi tersebut. “Saya juga mengucapkan selamat kepada para petani yang tetap teguh dan ulet untuk terus mengupayakan kualitas dan kuantitas produksi pertanian,” ucap Bupati.

Dadang Naser juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang secara konsisten mendampingi pertanian Kabupaten Bandung sebagai penopang Jawa Barat sebagai andalan nasional di bidang pertanian. “Sektor pertanian yang didukung unsur TNI, tingkat produksinya tinggi, saluran air terjaga, dan pintu-pintu air aman dari tangan-tangan jahil. Dengan turunnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) mendampingi para kelompok tani, ini meningkatkan kedaulatan pangan di Kabupaten Bandung. Pada gilirannya ini menjadikan Kabupaten Bandung surplus pangan,” ujarnya.

Dia berharap, hamparan pertanian abadi yang dimiliki Kabupaten Bandung yang ada di beberapa wilayah khususnya Desa Ciparay, agar betul-betul terus dilestarikan. “Saya mohon bantuannya kepada pemerintah kecamatan, lahan seluas 400 Ha ini jangan sampai beralih fungsi,” imbaunya.

Sumber air di Kabupaten Bandung, menurutnya, sangat luar biasa melimpah terutama di musim penghujan. “Tapi saat kemarau malah kekeringan, ini yang harus diperhatikan. Bagaimana manajemen air dan sungai harus diperbaiki bersama, untuk mempertahankan kualitas pertanian,” harap Bupati.

Sumber: Perss Release Kominfo Setda

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Mochammad Iriawan bersama rombongan berkunjung ke venue-venue di J
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip melantik 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Per