hamile porno hd porno sikiş porno zenci porno mobil porno gizli çekim porno sex filmleri brazzers zenci porno hd porno üniformalı porno zenci porno sex resim

Bekas Lahan Sayuran Dijadikan Kebun Alpukat

Jumat, 02 November 2012

KERTASARI (GM) - Akibat sering mengalami longsor, areal pertanian sayuran di Kampung Neglasari, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung yang lokasinya berada di lahan Perhutani, diganti dengan tanaman alpukat.

Penggantian komoditas tanaman yang berlangsung dalam kurun waktu lima tahun itu, kini mulai menghasilkan. Panen perdana alpukat jenis mentega ini langsung dilakukan Bupati Dadang M. Naser dan Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan Bambang Djurianto, Kepala Dinas Pertanian, Perkbunan, dan Kehutanan (Kadistanbunhut) Kabupaten Bandung Tisna Umaran, Kamis (1/11).

Pohon alpukat yang sudah berbuah baru sekitar 1.600 pohon dari total yang ditanam sekitar 5.000 pohon. "Tadinya 174 hektare lahan milik Perhutani ini ditanami berbagai jenis sayuran seperti kentang, kol, dan tomat. Sayangnya, tanaman sayuran tidak mampu mengikat tanah, sehingga pada musim hujan kerap terjadi longsor," kata Tisna Umaran di sela-sela acara panen perdana alpukat.

Menurutnya, lahan yang digunakan untuk menanam alpukat tersebut milik Perhutani yang dikelola bersama masyarakat melalui program pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM). Dari luas keseluruhan lahan PHBM yang mencapai 174 hektare, yang ditanami alpukat seluas 5 hektare. Lahan perkebunan itu digarap sekitar 100 warga yang alih profesi dari petani sayuran ke komoditas alpukat. "Selebihnya ditanami tanaman keras seperti pohon suren, kopi arabika, dan rasamala," ujarnya.

Ia menyatakan, alpukat dipilih karena cocok dengan kontur tanah maupun kelembaban suhu di wilayah Kec. Kertasari. Pohon alpukat banyak tumbuh di pekarangan rumah warga. "Awalnya tidak sengaja ditanam. Waktu itu biji alpukat dibuang begitu saja, tahu-tahu tumbuh besar. Dari situlah awalnya Kampung Neglasari dijadikan perkebunan alpukat. Perkebunan khusus alpukat di Neglasari ini menjadi yang pertama di Kab. Bandung," tuturnya.

Apresiasi Bupati

Bupati Bandung, Dadang M. Naser memberikan apresiasi kepada masyarakat Kp. Neglasari yang beralih komoditas dari sayuran ke alpukat. Menurutnya, semakin banyak lahan pertanian sayuran berganti ke tanaman keras, baik buah-buahan maupun jenis kayu-kayuan, bisa menyelamatkan hulu Sungai Citarum.

"Penyelamatan Sungai Citarum perlu melibatkan semua lapisan masyarakat, jangan hanya bergantung kepada pemerintah. Saya pun mengimbau kepada mahasiswa untuk ikut terlibat membantu menyelamatkan Citarum," ajaknya.

Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan, Bambang Djurianto menyatakan, alpukat sangat cocok ditanam di daerah Kertasari karena memiliki kemampuan dalam mengikat tanah dan menyimpan cadangan air. "Berbeda dengan sayuran yang tidak memiliki kemampuan mengikat tanah, sehingga ketika terjadi hujan deras bisa menimbulkan longsor," kata Bambang.

(B.104)**


BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengingatkan, aturan netralit
Masing masing terdiri dari 1 orang di Dinas Arsip dan Perpustakaan, 1 orang di Badan Kepegawaian dan