hamile porno hd porno sikiş porno zenci porno mobil porno gizli çekim porno sex filmleri brazzers zenci porno hd porno üniformalı porno zenci porno sex resim

Bupati Bandung Sidak Pasar Soreang

Rabu, 08 Agustus 2012

Memasuki minggu ke-3 di bulan suci Ramadhan 1433 H, Bupati Bandung H.Dadang Mohamad Naser, SH, S.Ip ternyata masih menemukan beberapa produk makanan olahan yang mengandung bahan-bahan berbahaya. Hal itu terpantau langsung saat Ia dan jajarannya melakukan sidak (inspeksi mendadak) di Pasar Soreang, Jln. Soreang-Ciwidey, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (07/8).
Dalam sidak tersebut Bupati Dadang M.Naser didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Dadang M.Naser, serta diikuti pula sejumlah pimpinan SKPD terkait diantaranya Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Drs.H.Bambang Budiraharjo, Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanbunhut), Ir.H.A.Tisna Umaran, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ir.H.Hermawan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr.H.Achmad Kustijadi, Kepala Dinas Perhubungan Sutaryo Yono serta Kepala Satpol Pamong Praja Teddy Kusdiana.
Dari hasil uji laboratorium yang langsung dilakukan oleh Tim Dinkes dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung ternyata ditemukan sejumlah makanan yang mengandung bahan berbahaya antara lain kerupuk gendar positif mengandung boraks, serta kerupuk kemplang dan ranginang merah yang memiliki kandungan perwarna yang biasa digunakan di pabrik tekstil (rhodamin B).



"Jangan karena pewarna tekstil harganya murah kemudian digunakan untuk pewarna makanan, itu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, apalagi makanan berwarna cenderung sangat diminati anak-anak...", tutur Dadang.
Oleh karenanya Dadang meminta para pedagang agar tidak berjualan makanan yang mengandung bahan berbahaya dan dirinya akan segera mengerahkan tim Dinkes dan Diskoperindag Kab.Bandung untuk berkoordinasi dengan BPOM, menarik makanan tersebut dari peredaran serta menindaklanjuti temuan ini. "Kita akan telusuri lebih lanjut, jika sudah diketahui produsennya dan ternyata ada di wilayah Kab.Bandung maka akan dilakukan pembinaan agar mereka tidak lagi menggunakan bahan-bahan yang berbahaya..", tegasnya.
Pengujian laboratorium juga dilakukan untuk makanan tahu dan bakso. Untuk kedua jenis makanan tersebut negative dari zat berbahaya, " Jadi sampai saat ini masih aman untuk dikonsumsi masyarakat..", ucapnya.
Terkait kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako), menurut Dadang hingga saat ini harganya masih relatif stabil dan ketersediaannya pun masih mencukupi hingga tiga bulan ke depan. Harga yang terlihat naik diantaranya adalah terigu, gula dan bahan-bahan baku untuk membuat kue naiknya berkisar 20 %. "Kenaikan pada bahan-bahan baku kue ini terjadi dimungkinkan karena menjelang hari raya idhul fitri, sementara harga untuk minyak goreng kenaikannya tidak terlalu signifikan, daging dan beras juga masih cukup stabil..", tuturnya pula.





Sumber : Humas Setda Kabupaten Bandung
BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mengimbau pemerintah kabupaten kota untuk memperket
Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, biasanya dilakukan melalui kegiatan upa