"Emak tak Perlu Lagi Pergi ke Kantor Pos..."

Selasa, 28 April 2009

Pada dua periode sebelumnya, sang istri yang biasa ia delegasikan untuk mencairkan dana tersebut. Namun kali ini, Anda memperoleh kesempatan untuk mendapatkan dana itu langsung di rumahnya. Anda merupakan satu dari empat warga Desa Jatisari yang mendapatkan kunjungan dari petugas Kantor Pos Soreang yang bertugas menyerahkan BLT langsung ke rumah tangga sasaran (RTS). Sementara sisanya, berkumpul di rumah ketua RW untuk mencairkan jatah BLT-nya.

Ini merupakan bentuk respons kami atas pengajuan dari Ibu Suryamah, selaku ketua RW, yang meminta agar ke-20 warganya yang sudah jompo tidak perlu datang ke kantor pos untuk mencairkan BLT, Kepala Kantor Pos Soreang Abdul Rodjak.

Selain memberikan pelayanan kepada warga, kegiatan seperti ini juga dianggapnya bermanfaat untuk memastikan BLT disampaikan kepada orang yang tepat. Beberapa RTS yang kami datangi sebelumnya, kondisinya memang cukup mengkhawatirkan. Tak sedikit dari mereka yang rumah tinggalnya sudah miring, bahkan hampir ambruk.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang cukup baik dari RTS yang didatangi. Romlah (80) salah satunya. Wanita yang tinggal seorang diri ini tak mampu menyembunyikan kegembiraannya saat mendapat jatah BLT sebesar Rp 200.000,00 tanpa perlu repot-repot datang ke kantor pos.

Beruntung sekarang tidak perlu jauh-jauh lagi pergi ke kantor pos atau kantor desa. Apalagi, tidak ada yang bisa mengantar emak, katanya yang berharap uang itu bisa cukup untuk kebutuhannya sehari-hari hingga tiga bulan ke depan.

Selain Kantor Pos Soreang, kantor cabang pembantu pun akan melakukan hal serupa. Namun, karena keterbatasan personel, kantor pos lain baru akan melaksanakan pembayaran BLT langsung ke rumah RTS setelah jadwal pembayaran selesai.

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat, Selasa 28 April 2009

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Satuan Tugas (Satgas) penegakkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 Tahun 2017 tentang Kawasan
Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, ditegaskan bahwa setiap masyarakat m