P2WKSS Bisa Jadi Solusi

Kamis, 27 Juni 2019

Menyikapi berbagai aspek permasalahan sosial di Kampung Babakan Kiara, Desa Malasari Kecamatan Cimaung, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bandung, Hj. Kurnia Agustina Dadang M.Naser mengatakan program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) bisa menjadi salah satu solusi.

Sebagai mitra pemerintah daerah, kata Kurnia Agustina mengungkapkan pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung membantu mengentaskan segala permasalahan sosial di Kabupaten Bandung.

"Dalam hal ini, kita berupaya membentuk perempuan yang kuat, cerdas dan terampil. Kita arahkan agar semua aktivitasnya dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarganya. Dan umumnya dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya," ucap Kurnia Agustina usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina P2WKSS di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung di Soreang, Kamis lalu (20/06).

Dalam rapat tersebut, terungkap pada tahun 2019 ini tercatat 100 perempuan Kepala Keluarga (KK) binaan yang menjadi sasaran kegiatan P2WKSS.

Data DP2KBP3A juga mengungkap, berbagai permasalahan sosial ditemui. Diantaranya dari aspek pendidikan, banyak anak yang putus sekolah.

Sementara dari aspek kesehatan, banyak warga yang masih mengabaikan pentingnya kesehatan. Hal itu terlihat dari prilaku warga setempat yang masih Buang Air Besar (BAB) sembarangan, padahal sarana jamban sudah ada.

Sedangkan dari aspek perekonomian, warga setempat menyatakan butuh lahan untuk bertani. Karena, Desa Malasari merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bandung sebagai penghasil bawang merah.

"Semua permasalahan itu tentunya menjadi fokus perhatian pemerintah daerah. Kami sebagai mitra kerja, berupaya membantu mensinergiskan program yang kita punya dengan P2WKSS," ucap Kurnia.

Jika melihat berbagai permasalahan yang ada, Kurnia menilai lebih jauh, akan banyak stakeholder yang ikut berperan dan terlibat.

Bagi pihaknya sendiri, selain aktivitasnya di PKK, dari unsur Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS), akan turut berperan agar bisa mensinergiskan kegiatannya dengan pembinaan dari aspek kesehatan.

Sedangkan dari aspek pendidikan, menurut istri Bupati Bandung Dadang Naser tersebut, kapasitas dirinya sebagai Bunda PAUD dan Literasi, akan mendukung percepatan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Bandung melalui program-programnya.

Sementara dalam bidang perekonomian, ujar Kurnia, dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) siap untuk memberdayakan para perempuan di desa setempat, agar terampil dan berinovasi dalam bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Termasuk turut mengkampanyekan Gerakan Gemar Makan Ikan pada masyarakat, terutama anak-anak. Apalagi sebentar lagi Pasar Ikan Modern (PIM) Sabilulungan akan segera beroperasional di Kabupaten Bandung. Selain dapat memutar perekonomian, diharapkan keberadaannya dapat menekan angka stunting di Kabupaten Bandung", harapnya pula.

Sejatinya, dalam pandangan Kurnia, P2WKSS merupakan program yang sarat dengan manfaat. "Disamping dapat meningkatkan kualitas perempuan, melalui program ini akan tergali potensi-potensi perempuan Kabupaten Bandung,"tegasnya pula.

Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser menerima penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan dari Kementerian Hu