hamile porno hd porno sikiş porno zenci porno mobil porno gizli çekim porno sex filmleri brazzers zenci porno hd porno üniformalı porno zenci porno sex resim

Pemkab Budayakan Siaga Bencana Daerah Rawan

Selasa, 06 Desember 2016

Sekretaris Daerah selaku Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bandung, Ir. Sofian Nataprawira, MP tegaskan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bandung harus budayakan siaga bencana untuk PB (Penanggulangan Bencana) Di wilayah rawan terjadi bencana. Hal tersebut disampaikan Sofian saat Pembukaan Pelatihan Search and Rescue (SAR) di Group House Situ Cileunca Pangalengan, Selasa (30/8/16) yang digelar BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bandung.

“langkah kongkrit Pemkab dalam PRB (pengurangan resiko bencana) seharusnya membangun kesiapsiagaan aparat bersama-sama masyarakat menuju terwujudnya budaya siaga bencana, khususnya untuk wilayah yang dinyatakan rawan bencana,” ucap Sofian.

Berkaitan dengan itu, Sofian juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi PB dipengaruhi kemampuan kapasitas aparat dan masyarakat sendiri. Maka menurutnya diperlukan adanya peningkatan pemahaman dan penyamaan persepsi PB melalui penguatan kapasitas aparatur dan masyarakat.

“Kesiapsiagaan dalam PB saat ini sudah menjadi keharusan. Maka menurut saya diperlukan adanya peningkatan pemahaman mengenai PB itu sendiri untuk meminimalisir kerugian, kerusakan dan korban,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD, Drs. H.Tata Irawan didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiaan, Dra. Anya Rosmiati Surya berpendapat bahwa peningkatan kapasitas tersebut sudah dilakukan secara bertahap oleh BPBD.

Melalui berbagai pelatihan yang dilakukan seperti Pelatihan PRB, mitigasi bencana dan Search and rescue (SAR), adalah upaya kita bersama guna mewujudkan budaya siaga bencana. Ia berharap materi dan teori yang diberikan saat pelatihan ini bisa teraplikasikan di lapangan nanti.

“BPBD sudah melakukan berbagai pelatihan untuk peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat. Semoga ilmu yang diperoleh bisa diaplikasikan saat terjadi bencana nanti, khususnya untuk masyarakat yang tinggal di daerah rawab bencana,” ungkap Tata.

Selain peningkatan kemampuan PB, BPBD juga telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk digunakan pada saat PB di lapangan. Artinya disamping kemampuan aparat dan masyarakat, dibutuhkan juga sarana penunjang lainnya seperti perlengkapan tim rescue personal, peralatan evakuasi, perlengkapan Dapur umum lapangan, peralatan komunikasi, dan penunjang lainnya.
BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mengimbau pemerintah kabupaten kota untuk memperket
Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, biasanya dilakukan melalui kegiatan upa