hamile porno hd porno sikiş porno zenci porno mobil porno gizli çekim porno sex filmleri brazzers zenci porno hd porno üniformalı porno zenci porno sex resim

Warga Harus Antre untuk Dapatkan Air Bersih Ratusan Sumur di Kp. Cijagra Kering

Rabu, 23 Juli 2008

Berdasarkan pemantauan, Selasa (22/7), lebih dari 500 kepala keluarga di Kp. Cijagra RW 11 mengantre mendapatkan air bersih dari sebuah pabrik yang sudah tutup. Puluhan jeriken berkapasitas sekitar 20 liter berjejer di pinggir jalan untuk bergantian diisi pemiliknya.

Menurut Agus (55), salah seorang warga RW 11, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak sejumlah pabrik mulai berdiri di kampung mereka. Mungkin sejak 1992 air mulai sulit diperoleh, terlebih saat musim kemarau sekarang ini.

Ia pun mengungkapkan, sebenarnya warga di kampungnya hampir sebagian besar memiliki sumur di rumahnya. Namun saat memasuki musim kemarau sumur mereka tidak bisa diandalkan lagi. Beuruntung pabrik-pabrik di sini mau menyediakan air secara gratis meskipun waktunya dibatasi, di kampungnya ada tiga lokasi antrean.

Dikatakannya, sebenarnya di sekitar kampungnya itu ada bak penampungan air yang disediakan PDAM. Namun PDAM meminta bayaran bagi orang yang mengambil air di sana. Akibatnya, warga enggan mengambil air di bak penampungan tersebut. Kalau harus membayar warga tidak mau, karena ada yang tidak bayar, walaupun harus antre warga kebanyakan mengambil air dari sini.

Terkait waktu pengambilan air, Ny. Dede (54), yang juga warga setempat mengatakan, pihak pabrik hanya memperbolehkannya mulai pukul 05.00 WIB pagi. Itu sampai pukul 17.00 WIB. Setelah jam segitu, pihak pabrik akan mematikannya. Jadi, sejak pagi kami sudah antre. Walaupun banyak yang antre, semua tetap kebagian.

Warga lainnya, Iwa (30) mengatakan, kendati antrean cukup panjang namun dilakukan dengan tertib sehingga tidak terjadi rebutan. Kami beruntung masih ada pabrik yang mau memberi tanpa meminta bayaran lagi. Coba kalau tidak, harus nyari ke mana kalau musim kemarau seperti ini.

Camat Katapang, Nina Setiana, M.Si. mengatakan, warga Kp. Cijagra selalu mengandalkan pabrik yang ada untuk mengambil air bersih di musim kemarau. Namun demikian, lanjutnya, sejauh ini belum ada laporan dari sejumlah desa mengenai adanya warga yang kesulitan memperoleh air bersih. Tapi nanti akan ada pertemuan dengan para kepala desa dan akan dibahas masalah kekeringan ini.
Sumber : Harian Umum Galamedia, Rabu 23 Juli 2008

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Pokja Pemilihan Pengadaan Jasa Konstruksi Pekerjaan Renovasi Eksterior dan Interior Masjid Agung Al
Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan program pemerintah pusat berupa bantuan teknis (bantek) y