hamile porno hd porno sikiş porno zenci porno mobil porno gizli çekim porno sex filmleri brazzers zenci porno hd porno üniformalı porno zenci porno sex resim

Warga pun Kembali Menggunakan Kayu Bakar

Selasa, 20 Juli 2010

Di beberapa wilayah di Kab. Bandung, terutama yang berada di pelosok perdesaan, sejumlah warganya bahkan kembali menggunakan kayu bakar untuk keperluan sehari-hari. Anah (51), misalnya. Warga Desa Alamendah, Kec. Rancabali itu, mengaku merasa aman memasak dengan kayu bakar daripada menggunakan kompor elpiji tiga kilogram. Apalagi, di Desa Alamendah, kayu bakar lebih mudah didapat dan lebih praktis digunakan.

"Emak mah sieun mun make kompor gas teh, bisi ngabeledug," katanya. Hal tersebut diiyakan oleh Entin, tetangga Anah. Meskipun masih menggunakan kompor gas dari tabung berukuran tiga kilogram, Entin mengaku merasa waswas ketika memasak. Apalagi, dengan banyaknya kasus kebocoran dan meledaknya tabung gas akhir-akhir ini.

Selain Anah, kayu bakar juga digunakan Imas (48), warga Kampung Bojongemas Kec. Solokanjeruk, untuk keperluan memasak sehari-hari. Minggu (18/7), Imas mengaku kembali menggunakan kayu bakar sejak dua bulan yang lalu. Ia khawatir, kompor gas yang dipakainya meledak.

Menurut Imas, keputusannya untuk kembali menggunakan kayu bakar terpaksa dilakukan. Sebab, ia merasa trauma setelah melihat rumah tetangganya di Jawa Tengah terbakar, akibat tabung gas yang digunakannya meledak. Tadinya saya mau memakai kompor minyak tanah. Namun, karena minyak tanah harganya mahal dan sulit diperoleh, saya memilih kayu bakar.

Berbeda dengan Imas, Suripto (27), penjual mi ayam yang biasa mangkal di sekitar Alun-Alun Soreang, kembali menggunakan kompor mawar berbahan bakar minyak tanah sejak dua bulan yang lalu. Pakai gas ribet mas, terus sering bocor lagi.

Dia menjelaskan, meskipun harganya lebih mahal, penggunaan minyak tanah lebih aman dibandingkan dengan kompor gas. Selain itu, dia tidak perlu repot-repot mengecek keadaan regulator dan slang setiap waktu. Kompor saya pernah keluar api cukup besar gara-gara regulatornya longgar.

Dia berharap, Pertamina segera mengambil tindakan agar kasus kebocoran dan meledaknya tabung gas tidak terulang kembali, sehingga masyarakat kembali tenang menggunakan kompor gas.

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengingatkan, aturan netralit
Masing masing terdiri dari 1 orang di Dinas Arsip dan Perpustakaan, 1 orang di Badan Kepegawaian dan