Bangunan di Tepi Sungai Didata

Jumat, 23 April 2010

Camat Banjaran Iman Irianto yang dihubungi , Kamis (22/4) sore, mengatakan, diperkirakan masih ada puluhan rumah di Kec. Banjaran yang dibangun di bantaran Sungai Cisangkuy. Namun berdasarkan pendataan hari pertama, baru diketahui ada empat rumah yang mencolok karena dibangun kurang dari satu meter dari bibir sungai. Bangunannya juga seharusnya menghadap ke arah sungai, bukan membelakanginya. Minggu depan kita akan lanjutkan pendataan ke dua desa lain.

Aliran Sungai Cisangkuy, salah satu anak Sungai Citarum, melewati sedikitnya lima kecamatan di Kab. Bandung, yaitu Pangalengan, Cimaung, Banjaran, Pameungpeuk, dan Baleendah. Di Banjaran, sungai itu melewati tiga desa, yaitu Tarajusari, Kiangroke, dan Kamasan. Di tiga desa itu, air sungai sering meluap di musim hujan dan mengakibatkan banjir dengan kedalaman 1-2 meter.

Hari ini (kemarin.) kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai rumah yang ada di bantaran sungai. Kesulitannya, warga merasa bahwa mereka memiliki tanah tersebut dan sudah lebih dari sepuluh tahun tinggal di sana.

Iman mengatakan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Jabar No. 8/2005 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air, bangunan tersebut memang seharusnya terkena pembongkaran. Akan tetapi, kita sulit jika bertindak seekstrem itu karena harus memikirkan ganti rugi untuk warga, minimal ada penggantian agar warga bisa kembali membeli rumah walaupun sederhana. Jadi sekarang, upaya kita baru pada tahap persuasif.

Mengenai implementasi Perda Jabar No.8/2005, Iman menyayangkan karena hingga saat ini Pemprov Jabar sebagai penggagas perda tersebut, tidak turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi. Seharusnya sebagai leading sektor yang membuat perda itu, juga melakukan sosialisasi agar perda itu bisa ditegakkan.

Sementara itu, Kepala UPTD Sub-DAS Cisangkuy SDAPE Kab. Bandung Erico Tommy Rain mengatakan, berdasarkan Perda Jabar No. 8/2005, seharusnya jarak rumah dengan bibir sungai berkisar antara 5-10 meter. Erico mengatakan, sebaiknya empat rumah yang ditinjau kemarin, dijadikan jalur hijau. Apalagi, selain menempati bantaran sungai, empat rumah di Desa Tarajusari itu juga memakan bahu jalan.

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat, Jumat 23 April 2010

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Bupati Bandung H. Dadang M Naser meresmikan groundbreaking pasar sehat Majalaya, sebagai salah satu
Bupati Bandung H.Dadang.Naser,SH.,M.Ip, menerima penghargaan Top Pembina Badan Usaha Milik Daerah (B