Perempuan Dalam Politik Akan Lahirkan Kebijakan Responsif

Kamis, 02 Maret 2017

Keberhasilan sebuah organisasi akan sangat ditentukan oleh visi dan misi, serta bagaimana manajemen organisasi itu mampu bekerja untuk mewujudkan visi tersebut. Kualitas organisasi bukan diukur dari ‘bagaimana dia berpenampilan’ tetapi akan diukur dari ‘bagaimana organisasi itu bekerja’.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, S.H., S.Ip., M.Ip., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Pembinaan Ormas Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung, Dadang Hermawan S., S.Ip., dalam acara Capacity Building bagi Anggota Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Se-Jawa Barat yang bertempat di Gedung Serbaguna-Hotel Antik Soreang, Kamis (16/2).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si., Ketua KPPI Jawa Barat, Dra. Hj. Ratna Ningsih, M.M., Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, Ema Nurhasanah, S.Pd., sebagai nara sumber, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung, H. Hendi Ariyadi Purwanto, S.H.

Seluruh anggota KPPI, harap Dadang M. Naser, memiliki komitmen yang kuat serta senantiasa konsisten terhadap komitmen KPPI sebagai wadah bagi perlindungan dan pemberdayaan perempuan yang memiliki kekuatan progresif dalam memerankan dirinya sebagai salah satu komponen pembangunan daerah sesuai dengan visi dan misi organisasi.

“Membangun komitmen dan konsistensi merupakan kunci sukses dalam menjalankan peran dan fungsi organisasi,” kata Dadang M. Naser. Pelaksanaan capacity building ini merupakan wujud peningkatan kemampuan sumber daya perempuan, khususnya anggota KPPI, dalam menghadapi perubahan dan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Saya harap segenap anggota KPPI memiliki perubahan dalam perilaku baik sebagai individu maupun sebagai pelindung masyarakat serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut Dadang.

Ketua KPPI Jawa Barat, Dra. Hj. Ratna Ningsih, M.M., mengatakan bahwa di Jawa Barat, 12 partai politik sudah bergabung menjadi anggota KPPI dan KPPI sudah terbentuk di 27 Kabupaten/Kota.

"Pemetaan yang sudah dilakukan di 27 kabupaten/kota tersebut untuk menjadikan perempuan Jawa Barat menjadi anggota-anggota dewan yang qualified, dan mampu secara intelektual melaksanakan tugas-tugasnya nanti sebagai anggota dewan," kata Ratna Ningsih.

KPPI Jawa Barat telah melakukan MoU dengan tiga Kementerian RI. Dengan Kementerian Pertanian, bekerjasama dalam pengadaan 10.000 tanaman pohon cabe, dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dalam pengadaan 15.000 Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan mengucurkan dana bagi UKM-UKM dengan biaya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI Syariah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si., mengatakan dalam sambutannya bahwa para anggota KPPI harus terus bersinergi dengan OPD terkait yang menangani masalah pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Terjunnya kaum perempuan dalam dunia politik akan memperkuat kapasitas perempuan dan diharapkan akan melahirkan kebijakan-kebijakan yang responsif terhadap perempuan dan anak sehingga perempuan dan anak akan semakin sejahtera,” harap Dewi Sartika.

Ketika kita melakukan pemberdayaan perempuan, lanjut Dewi Sartika, disitu juga kita akan melakukan investasi bagi anak-anak karena di dalam lingkup terkecil keputusan itu biasanya ada di tangan perempuan.

Dewi juga menyampaikan Salam 3 (Three) Ends dari Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak. “Akhiri kekerasan pada perempuan dan anak, Akhiri perdagangan manusia (human trafficking) dan Akhiri ketidakadilan akses ekonomi pada perempuan,” kata Dewi penuh semangat.

Sumber: Press Release Kominfo Setda Pemkab Bandung
BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Bupati Bandung H. Dadang M Naser meresmikan groundbreaking pasar sehat Majalaya, sebagai salah satu
Bupati Bandung H.Dadang.Naser,SH.,M.Ip, menerima penghargaan Top Pembina Badan Usaha Milik Daerah (B