BERJEMUR DI BAWAH SINAR MATAHARI, TINGKATKAN IMUN LAWAN CORONA

Senin, 30 Maret 2020

Di tengah santernya pemberitaan menyebarnya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, banyak masyarakat Kabupaten Bandung tak terkecuali para ibu merasa khawatir akan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan China ini.

Guna mencegah penyebaran virus tersebut, pemerintah pusat telah mengeluarkan berbagai macam imbauan, seperti Work from Home (Bekerja di Rumah) dan Learning from Home (Belajar di Rumah).

Mewabahnya virus itu tidak luput pula dari perhatian Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustina Dadang M Naser. Menyikapi program belajar di rumah, Kurnia Agustina mengimbau, agar para orangtua bisa memberikan edukasi juga kepada anak – anak tentang apa itu covid-19.

“Saya sebagai seorang ibu, tentu merasa prihatin dan resah dengan kesehatan keluarga. Meski begitu, kita tetap harus peka terhadap isu ini. Masa learning from home seperti ini, merupakan kesempatan bagi orangtua untuk memberikan pemahaman kepada buah hati tentang covid – 19,” ujar Kurnia Agustina.

Kurnia menilai, walau terdapat peran ayah dalam keluarga, namun sosok ibu sangat dominan dalam menggantikan peran guru di sekolah.

“Di sini, seorang ibu dituntut untuk kreatif dalam mendampingi anaknya ketika belajar di rumah. Agar anak tidak merasa bosan, ibu dapat mengajak buah hatinya melakukan permainan yang dapat mengasah daya ingat dan ketangkasan sang anak, seperti bermain origami,” paparnya.

Sementara untuk melindungi keluarga dari paparan pandemik corona itu, wanita yang akrab disapa Teh Nia itu meminta para orangtua untuk mengimplementasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam keluarga.

“Selain mengkonsumsi gizi seimbang, rajin olahraga serta cukup istirahat, langkah preventif agar terhindar dari virus ini adalah dengan gerakan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun),” imbuh Teh Nia.

Tak kalah penting, dirinya juga mengimbau orangtua untuk mengajarkan etika batuk kepada anak.

“Masih banyak masyarakat yang tidak tahu etika batuk seperti apa. Ibu dan Ayah bisa memberikan pemahaman dengan menggunakan ilustrasi. Misalnya, berpura – pura batuk, kemudian menutupnya dengan lipatan sikut atau tutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk,” paparnya.

Teh Nia juga menuturkan, berjemur di bawah sinar matahari dapat meningkatkan sistem imun, sehingga melindungi tubuh dari paparan virus, termasuk covid-19.

“Meskipun belum ada penelitiannya, namun kandungan UV (ultraviolet) B pada sinar matahari mengandung banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah vitamin D yang menjadi sumber kekebalan tubuh manusia. Oleh karena itu, berjemur dibawah sinar matahari kisaran pukul 8.00 – 13.00 dengan durasi 15 – 20 menit sangat baik,” tutur istri Bupati Bandung itu.

Ia menambahkan, langkah lain yang dilakukan pemerintah daerah untuk memutus penyebaran covid-19 adalah dengan cara social distancing dan physical distanding.

“Dengan tidak beraktivitas di kerumunan, serta menjaga jarak fisik dengan orang lain diyakini dapat mencegah penyebaran virus,” tambahnya pula.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau para orangtua agar tidak memakai handuk atau alat makan yang sama. "Penularan virus ini dapat melalui perantara benda. Cegah dengan tidak menggunakan handuk, sendok, piring dan gelas yang sama antar anggota keluarga," imbau Teh Nia.

Kebiasaan yang sering dilakukan orangtua ketika pulang bekerja, adalah langsung memeluk dan mencium anak. Kebiasaan tersebut harus dihentikan.

"Meskipun kita merasa sehat, tapi bisa saja kita menjadi carrier virus bagi keluarga di rumah. Jadi, ketika tiba di rumah, orangtua harus langsung membersihkan diri, mencuci baju kerja dan berganti pakaian terlebih dahulu,” tutupnya.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Bandung, member
Penyebaran virus corona telah menjadi masalah serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Ber